Enam Pecatur Kontroversial Akhirnya Diberangkatkan ke PON Jabar

Rabu, 31 Agustus 2016 19:10 Sport & Life Style

Bagikan

Enam Pecatur Kontroversial Akhirnya Diberangkatkan ke PON Jabar
Tim catur PON Bali akhirnya kini kondusif setelah enam pecaturnya diberangkatkan ke PON Jabar. (Sena Aji/Semetonnews)

Denpasar, Semetonnews - KONI Bali akhirnya memutuskan memberangkatkan enam pecatur yang sempat menuai kontroversial dan polemik, ke PON XIX Bandung, Jawa Barat (Jabar), 17-30 September mendatang.

 

“Keputusan yang tidak populis yang saya ambil dengan memberangkatkan keenam pecatur itu, berdasarkan pertimbangan sangat matang. Pertimbangan salah satu juga karena salah satu pecatur putri PON Bali, Kadek Iin Dwijayanti menghadap ke saya dan memohon untuk mempertimbangkan mereka jika tidak diberangkatkan,” tutur Ketut Suwandi di Denpasar, Rabu (31/8/2016).

 

Kadek Iin menghadap dirinya, lantaran jika enam pecatur itu yakni, Suyud Hartoyo, Laksamana Agusta, Jamaluddin, Juned Pamungkas, Maya Audia dan Era Susanti, jika tidak berangkat maka akan ada pecatur lainnya juga bakal ada yang tidak berangkat, karena tidak bisa bertanding.

 

“Pertimbangan lainnya jika mereka tidak berangkat maka banyak nomor yang tidak bisa diikuti. Jadi kami utamakan itu untuk pembinaan, serta pelatih harus memperhatikan dengan serius,” papar Suwandi.

 

Seharusnya lanjutnya, ketika mereka bicara berlatih di Jawa tetap harus dipantau dan diawasi. Kalau tidak ada pelatih di sana, harus rutin ada pengawasan jarak jauh. Sebenarnya, Suwandi sudah memberikan warning dan peringatan kepada enam pecatur itu sejak lama. Karena dengan bergabung di tim catur PON Bali, bisa saling sharing teknik diantara mereka.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, enam pecatur dari Pulau Jawa itu tidak mengikuti tes fisik selama tiga kali. Mereka hanya mengikuti tes fisik I saja itupun karena juga bertepatan dengan pengambilan dana pembinaan pelatda tiap bulan. Pertimbangan itulah yang membuat Ketut Suwandi memberikan warning pada rapat evaluasi KONI Bali dan cabor Jumat (26/8/2016) lalu, jika keenam pecatur itu masih tetap bersikap seperti dulu, maka tidak akan diberangkatkan.

 

Reporter : Sena Aji