Sedih Campur Geram; Hati Kapolresta saat Lihat Adegan Aipda Sudarsa Ditusuk David

Rabu, 31 Agustus 2016 23:25 Nasional

Bagikan

Sedih Campur Geram; Hati Kapolresta saat Lihat Adegan Aipda Sudarsa Ditusuk David
Jalan di sepanjang Pantai Kuta ditutup saat pelaksanaan rekonstruksi pembunuhan dengan korban Aipda Wayan Sudarsa. (Angga Wijaya/SN)
Denpasar, Semetonnews - Hampir tiga jam lamanya proses reka ulang kasus pembunuhan terhadap Aipda Wayan Sudarsa anggota polisi di Kuta yang dilakukan oleh dua warga negara asing, David James Taylor asal Inggris dan pacarnya, Sara Connor asal Australia, Kamis (31/08/2016).

Ada adegan di mana Kapolresta begitu sedih saat mengetahui anak buahnya di tusuk dengan botol bir yang sudah pecah. Ada 43 adegan yang diperagakan selama proses rekonstruksi di Pantain Kuta tersebut yang dimulai pukul 04.20 WITA dan berakhir hingga pukul 07.00 WITA. "Untuk adegan di pantai kita ada 43 adegan, selanjutnya kita lanjutkan hari ini juga ke penginapan hingga proses pembuangan barang bukti," ujar Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo, Kamis (31/08/2016) di Kuta.

Dipertegasnya, bahwa dari seluruh adegan pembunuhan terhadap anggotanya ada hal yang sangat mengenaskan bagi pucuk pimpinan di Polresta Denpasar ini. Katanya, soal adegan yang ternyata pemukulan oleh David dilakukan dengan menggunakan botol yang kondisi pecah dengan cara ditusuk berulang kali.

"Dalam reka ulang ini ada adegan tambahan dan ada juga adegan yang tidak sesuai. Seperti halnya ternyata David melakukan pemukulan dengan botol pecah. Korban ditusuk berulang kali," tutur Kapolresta. Lanjutnya dalam adegan penusukan itu yang mengakibatkan korban tidak berdaya. "Adegan yang buat korban tak berdaya saat terjadi pemukulan dengan botol yang dipecahkan. Itu adegan yang ke 31," imbuhnya.

Selanjutnya kata Hadi, setelah ini akan segera dilakukan penyesuaian dan dilimpahkan ke kejaksaan. Untuk David, katanya disangkakan pasal penganiayaan yang berakibat hilangnya nyawa orang pasal 338, 170 ayat 2 dan 351 ayat 3. Sedangkan Sara sama dengan David hanya saja ada tambahan lagi pasal 55 dan 56 tentang membantu atau ikut serta dan menghilangkan barang bukti.

Reporter: Angga Wijaya
Editor: VR Nugraha