Palsukan Identitas, Bule Australia Divonis Setahun

Kamis, 01 September 2016 13:57 Hukum & Kriminal

Bagikan

Palsukan Identitas, Bule Australia Divonis Setahun
Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale, saat mendengarkan putusan hakim (SN)
Denpasar,Semetonnews-Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale, bule Australia ini akhirnya harus menerima ganjaran atas perbuatanya memalsukan identitas keimigrasianya. Pasalnya, pada sidang, Kamis (1/9/2016) dia divonis satu tahun penjara oleh majelis hakim pimpinan Made Pasek. 

Dalam amar putusanya, majelis hakim sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ika Lusiana menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 130 Undang-Ungang No 6 tahun 2011 tentang keimigrasian. Namun majelis hakim tidak sependapat dengan lamanya hukuman yang dituntut jaksa. 

Diketahui, pada sidang sebelumnya jaksa menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 1,5 tahun dan denda Rp 200 juta atau subsider 10 bulan. "Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa yaitu pidana penjara selama 1 tahun,"kata Hakim Pasek dalam putusanya. Selain itu, majelis hakim juga mengganjar terdakwa dengan pidana denda senilai Rp 100 juta."Apabila tidak dibayar diganti dengan hukuman penjara salam 6 bulan,"tegas hakim sambil mengetuk palunya. 

Seperti diketahui, terdakwa masuk ke Indonesia dengan menggunakan paspor nama Michale John Bayman pada akhir Februari lalu. Anehnya lagi, meski menggunakan paspor palsu, bule ini bisa masuk ke Bali. 

Terdakwa sendiri ditangkap petugas saat berada di kamar 2001, Hotel Rabasta Kuta. Saat itu Shaun yang didatangi petugas imigrasi ngotot mengatakan tidak bersalah. Namun, petugas yang melihat  foto di paspor atas nama Michale John Bayman berbeda dengan Shaun, tetap melakukan pemeriksaan.  

Kecurigaan petugas terbukti dengan ditemukan lembar pembayaran dan fotokopi paspor Australia atas nama Jhon Bayman.Tidak hanya paspor yang palsu, Shaun juga memalsukan Kitas (Kartu izin tinggal sementara). Kitas yang diterbitkan Kantor Imigrasi Pusat itu lagi-lagi dengan nama orang lain, yaitu Eddie Lonsdale. Untuk mendapatkan Kitas palsu ini, terdakwa membayar Rp 1,5 juta.

Reporter : Maria Gracia