Ketua Tim Penilai Amdal Reklamasi Ngaku Sulit Ambil Keputusan

Kamis, 01 September 2016 16:21 Politik

Bagikan

Ketua Tim Penilai Amdal Reklamasi Ngaku Sulit Ambil Keputusan
(dok/Semetonnews.com)
Denpasar, Semetonnews - Nasib rencana reklamasi teluk Benoa, Bali makin tidak jelas. Menyusul belum terbitnya hasil penilaian uji analisis masalah dan dampak lingkungan (AMDAL). Bahkan ketua tim penilai uji Amdal dan kementrian Lingkungan hidup dan kehutanan San Afriansah mengaku sulit mengambil keputusan.

"Belum bisa ambil keputusan karena ada masalah sulit," kata Afrinasah saat ditemui di Nusa Dua, Bali, Kamis (1/9/2016). Namun Afriansah enggan membeberkan kesulitan apa yang dimaksud. Dia mengaku selama menjadi ketua tim penilai di berbagai proyek, Amdal reklamasi adalah yang paling sulit diputuskan. Bahkan saking sulitnya membuat Afriansah tak tenang tidur.

"Saya bangun tidur langsung pikir teluk benoa, ini memang paling sulit," jelasnya. Afriansah menjelaskan kalau menggunakan akal sehat sesungghnya keputusan sudah diambil. Namun ada faktor lain yang membuat pihaknya belum bisa membuat keputusan. 

"Kalau pakai akal sehat sebenarnya sudah ada keputusan, tapi belum bisa diambil karena ada masalah yang sulit untuk dikatakan, perlu dipikirkan lebih dalam dan susah dikatakan," terangnya hati-hati. Dalam uji Amdal sendiri ada tiga elemen yang menjadi penilaian. Yaitu Yaitu elemen fisik kimia, biofisik dan elemen sosial budaya. Sejauh ini ketiga elemen tersebut masih terus dikaji.

Afriansah menyebut pihaknya netral dalam membuat keputusan. Tidak akan terjebak dalam arus pro dan kontra reklamasi teluk Benoa. Pihaknya siap membuka pintu bagi kelompok pro dan kontra. "Saya tidak pro atau kontra, bohong klau saya tidak terima salah satu pihak yang datang ke tempat saya," pungkas Afriansah.

Reporter   : Robinson Gamar