Petani Meringis, Sebulan Harga Kelapa Tiga Kali Turun

Minggu, 13 Maret 2016 19:58 Ekonomi Bisnis

Bagikan

Petani Meringis, Sebulan Harga Kelapa Tiga Kali Turun
Petani kelapa Jembrana
Jembrana, Semetonnews - Belakangan ini, petani kelapa di Jembrana kembali meringis. Pasalnya setelah harga kelapa mencapai Rp 5.000 per butir, kini dalam sebulan justru harga turun tiga kali.

Sejumlah petani kelapa di Jembrana menuturkan, mereka mengaku sempat senang dengan harga kelapa butiran di tingkaat petani mencapai Rp 5.000 per butir. Bahkan harga ini sempat bertahan selama enam bulan.

Harga tersebut menurut sejumlah petani terjadi mulai bulan Agustus 2015 hingga awal Februari 2016. Namun entah kenapa, mendekati Galungan harga kelapa di tingkat petani malah turun drastis menjadi Rp 4.000 per butir. 

"Kami heran, biasanya menjelang hari raya  harga kelapa naik. Tapi ini justru turun,” ujar Ketut Nandi, salah seorang petani kelapa di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Minggu (12/3/2016). 

Menurutnya harga Rp 4.000 per butir tersebut hanya bertahan kurang dari sebulan karena kembali turun menjadi Rp 3.500 perbutir.

"Kalau sudah begini, petani biasanya merugi karena harga terus menurun,” imbuhnya.

Kekuatiran petani semakin nyata, manakala setelah hari Raya Nyepi beberapa waktu lalu, harga kelapa butiran kembali menurun. Kini harga kelapa di tinggat petani hanya Rp 3.000 perbutirnya.

"Kami tidak tahu apa yang menyebabkan harga terus menurun. Kami curiga ini permainan para pengepul kelapa,” tutupnya.

Sementara itu salah seorang pengepul kelapa butiran di Jembrana membenarkan dalam sebulan harga kelapa di tingkat petani telah mengalami penurunan sebanyak tiga kali dan kini harga hanya Rp 3.000 perbutir.

"Turunnya harga ini bukan karena permainan pengepul, tapi karena stok kelapa berlimpah di pasaran. Musim hujan juga mempengaruhi harga kelapa di tingkat petani,” ujar Suparwati, salah seorang pengepul kelapa di Desa Yehembang, Mendoyo.



Penulis : Dewa Putu Darmada
Editor    : Rifky