Pengusaha RRT Keluhkan soal Perizinan di Indonesia

Minggu, 04 September 2016 08:40 Ekonomi Bisnis

Bagikan

Pengusaha RRT Keluhkan soal Perizinan di Indonesia
Presiden didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi menjawab pertanyaan wartawan di kereta cepat dari Shanghai menuju Hangzhou. (Ist/SN)
Jakarta, Semetonnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak menutup mata atas keluhan yang disampaikan Pengusaha Republik Rakyat Tiongkok (RRT) mengenai masih ruwetnya mengurus izin berusaha di tanah air. Namun Presiden optimistis pemerintah dapat terus berusaha untuk memperbaikinya.

“Kita tidak menutup mata, masih ada hal-hal seperti itu, ngurus izin masih ruwet, itu akan terus kita perbaiki,” kata Presiden Jokowi menjawab wartawan dalam perjalanan ke Hangzhou usai menghadiri forum bisnis dan bertemu diaspora Indonesia di Shanghai, RRT, Sabtu (3/09/2016).

Dalam kereta cepat yang membawanya beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Presiden Jokowi menjelaskan kepada wartawan terkait keluhan yang disampaikan para pengusaha saat acara forum bisnis Indonesia sebelumnya di Sangri-la Jing’an itu.

Presiden menegaskan, kalau keruwetan itu ada di kementerian, ia akan mengobrak-abrik kementeriannya agar mau memperbaiki agar pelayanan perizinan menjadi lebih cepat, simpel, dan investor merasa dilayani.

“Kalau tidak, sampai kapanpun akan kita kejar di titik-titik mana itu kita harus memperbaiki, harus terus kita cari,” tegas Presiden Jokowi. Sedangkan untuk perizinan yang berkaitan dengan izin bekerja, Presiden Jokowi mengakui bahwa perbaikannya tidak semudah seperti yang diinginkan. Namun, Presiden menegaskan, pemerintah akan terus berupaya maksimal untuk bisa membenahi dan memperbaiki sistem yang ada.

Reporter: VR Nugraha