Pemerkosa di Mimika Harus Bayar Denda Adat 5 Ekor Babi dan Rp 25 Juta

Rabu, 07 September 2016 10:37 Nasional

Bagikan

Pemerkosa di Mimika Harus Bayar Denda Adat 5 Ekor Babi dan Rp 25 Juta
Kedua belah pihak sepakat damai dalam kasus pemerkosaan di Mimika Baru. (IST/SN)
Papua, Semetonnews - Adat yang masih kuat membuat Papua terbilang salah satu wilayah yang dalam pendekatan hukumnya harus lebih fleksibel. Contoh dalam kasus pemerkosaan dengan korban MU yang terjadi Hari Rabu (31/08/2016), akhirnya berakhir dengan perdamaiaan secara adat dengan pelaku yang berlangsung di Polsek Mimika Baru, Senin (5/09/2016).

Pertemuan tersebut disaksikan oleh Kapolsek Mimika Baru Kompol I Gede Putra, didampingi Iptu Mohamad Tang, Ipda Paulus Randeratu dan Pdt Lukas Hagabal selaku tokoh agama.
Pembayaran denda adat dilaksanakan dengan penyerahan uang denda sebesar Rp 25 juta dan lima ekor babi oleh YK dari perwakilan pelaku kepada pihak korban yang diwakili oleh NM.

Dilanjutkan dengan penandatanganan surat pernyataan oleh perwakilan kedua kelompok masyarakat dan para saksi yang menyatakan bahwa kedua pihak sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan tanpa dendam apapun yang merugikan kedua belah pihak.

Reporter: VR Nugraha