Disayangkan, Uang Saku Atlet PON Bali Anjlok

Rabu, 07 September 2016 17:02 Sport & Life Style

Bagikan

Disayangkan, Uang Saku Atlet PON Bali Anjlok
Para atlet PON Bali tetap kerja keras meraih medali meski uang sakunya anjlok. (Sena Aji/Semetonnews)

Denpasar, Semetonnews – Anjloknya uang saku para atlet PON Bali yang hendak berlaga di PON XIX Bandung, Jawa Barat (Jabar), 17-29 September 2016 mendatang sampai Rp 2 juta disesalkan beberapa pelatih cabang olahraga (cabor).

 

Anjlok sampai Rp 2 juta itu karena saat PON XVIII Riau 2012 silam, uang saku atlet PON Bali saat itu mencapai Rp 10 juta. Sedangkan sekarang ini hanya diberikan KONI Bali Rp 8 juta untuk setiap atlet dan pelatih.

 

“Sangat kami sayangkan anjloknya uang saku yang diterima atlet PON Bali sekarang ini. Pastinya hal ini bisa berdampak kepada motivasi atau semangat bertanding mereka,” ujar pelatih kepala tim taekwondo PON Bali nomor kyorugi, Eko Saputro Rabu (7/9/2016).

 

Meski pihaknya mengaku pasrah dengan kondisi itu, tapi pihaknya tetap meminta kepada para taekwondoinnya untuk tetap bersikap profesional, dengan mengejar prestasi atau medali terbaik demi Bali.

 

Hal seirama juga diutarakan pelatih tim panjat tebing PON Bali, Suhardi Eka Prasetya. Dipaparkan jika anjloknya uang saku itu mampu membuat psikologis atletnya bakal terganggu dan menurun.

 

“Kami paham jika hal itu karena banyaknya atlet PON Bali yang turun. Namun jangan dong hak kami diturunkan atau dibuat anjlok. Tapi biarlah kami berpikir positif saja demi meraih medali,” pungkas Suhardi.

 

Reporter : Sena Aji