Warga Adat Mengepung Polda Bali

Rabu, 07 September 2016 23:58 Nasional

Bagikan

Warga Adat Mengepung Polda Bali
Warga Desa Adat Kepung Polda Bali, Rabu (7/08) (NIKE-SN)
Denpasar, Semetonnews -  Ratusan warga dari berbagai desa di Denpasar mendatangani Polda Bali, Rabu (7/9). Kedatangan massa ke Polda Bali terkait penangkapan I Gusti Putu Darmawijaya  (27) seorang warga dari Banjar lebah yang ditetapkan menjadi tersangka oleh Penyidik Ditreskrimum Polda Bali.

Sejak pukul 22.00 Wita masih terus berdatangan seperti dari Kesiman, Kedonganan, Kerobokan, Tanjung Benoa dan bahkan dari Badung, Gianyar, Klungkung untuk mempertanyakan penangkapan warga yang dikenal getol menyuarakan penolakan Reklamasi Teluk Benoa.

Pun kedatangan ratusan warga ini sebagai rasa solidaritas mereka saat seorang kawan mereka dianggap melakukan pelecehan terhadap bendera merah putih saat melakukan aksi penolakan Reklamasi di DPRD Bali beberapa waktu lalu.

Kasus ini berawal dari penurunan bendera merah putih setelah aksi Desa Adat Pasubayan. " Dia menurunkan bendera untuk membuka bendera ForBali, yang mana bendera ForBali Berkibar dibawah Bendera Merah Putih, namun saat akan menaikan bendera merah putih kembali dicegah oleh petugas DPRD Provinsi Bali, dengan alasan sudah sore," terang Adi Sumiarta, SH Tim Hukum ForBali.

Reporter: Wawan Nike