Kapolda Bali : Penegakan Hukum Tidak Terkait Dengan Reklamasi

Kamis, 08 September 2016 15:53 Hukum & Kriminal

Bagikan

Kapolda Bali : Penegakan Hukum Tidak Terkait Dengan Reklamasi
Kapolda Bali, Irjen Polisi Sugeng Priyanto, Presscon Kamis (08/9)( nike-SN)
Denpasar, Semetonnews - "Tidak ada agenda lain selain penegakkan hukum, kami tidak masuk dalam ranah reklamasi itu sendiri" tegas Kapolda Bali, Kamis (08/09).

Dalam jumpa Pers terkait penangkapan seorang tersangka I Gusti Putu Darmawijaya lantaran terkait penurunan bendera Merah putih di kantor DPRD pada 25 Agustus lalu, Polda Bali menjelaskan bahwa ada bukti yang menunjukkan identitas pelaku berdasarkan hasil rekaman video cctv.

Penangkapan semalam bukan merupakan proses yang tiba-tiba terjadi menurutnya pihak kepolisian menganggap sudah melakukan pemeriksaan setelah kejadian penurunan bendera terjadi.

"Kejadian semalam bukan proses yang tiba-tiba, jadi kalau dihitung dari semalam, itu sudah 13 hari. Jadi sudah kita periksa 7 saksi terkait pasal yang dilanggar" jelas Kapolda Bali, Irjen Pol Sugeng Priyanto di Ruang Diviacita, Mapolda Bali, Kamis (8/9/2016).

Pasal yang dilanggar dalam kejadian tersebut yakni Pasal 24 UU 24 tahun 2009 yang berbunyi merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Bendera Negara.

Selain itu, tuntutan masyarakat untuk menangani peristiwa ini dengan tuntas juga alasan yang melatarbelakangi Polda Bali untuk melakukan penangkapan pelaku.

Ia juga menekankan bahwa Polda Bali tidak melakukan kriminalisasi terhadap warga terkait aksi gerakan tolak reklamasi dan yang dilakukannya merupakan langkah penegakkan hukum semata. Tersangka diagendakan mengikuti pemeriksaan Mapolda Bali setelah dini hari tadi sempat dibebaskan atas permintaan perwakilan pasubayan desa adat dengan surat jaminan

Reporter: Wawan Nike