Setelah Uang Saku, Atlet Tanggung Sendiri ke Bandara

Sabtu, 10 September 2016 15:06 Sport & Life Style

Bagikan

Setelah Uang Saku, Atlet Tanggung Sendiri ke Bandara
Tim PON Bali berangkat dengan biaya sendiri ke bandara Ngurah Rai. (Sena Aji/Semetonnews)

Denpasar, Semetonnews – Setelah sebelumnya uang saku atlet PON Bali menurun, dari sebelumnya di PON Riau 2012 uang saku Rp 10 juta menjadi Rp 8 juta di PON Jawa Barat (Jabar), kini atlet dan pelatih PON harus berangkat sendiri ke bandara Ngurah Rai Denpasar, sebelum terbang ke Bandung.

 

“Ya kami berangkat ke dari hotel tempat TC sentralisasi ke bandara Ngurah Rai pada 15 September 2016 nanti, harus sendiri tanpa diantar kendaraan dari KONI Bali,” ujar pelatih tim sepaktakraw PON Bali, Wayan Suara, Sabtu (10/9/2016).

 

Kondisi itu lanjutnya, akhirnya membuat tim sepaktakraw PON Bali harus berangkat sendiri-sendiri atau sekalian bersama menyewa kendaraan dengan dana uang saku yang diperoleh dari KONI Bali sebelumnya Rp 8 juta.

 

“Semua itu telah disampaikan pada rapat antara KONI Bali dengan cabor PON baru baru ini. Ditegaskan dalam rapat tersebut, keberangkatan tim POn ke bandara Ngurah Rai merupakan tanggung jawab cabor sendiri,” terangnya.

 

Sementara cabor lainnya yakni sepakbola ketika dikonfirmasi hal itu mengaku, jika tidak tahu soal hal itu. “Pastinya kami berangkat dari tempat TC dengan menyediakan kendaraan sendiri. Soal tanggungan sendiri cabor ke bandara yang diutarakan KONI Bali, saya tidak tahu,” pungkas bendahara tim sepakbola PON Bali, Anom Prenatha.

 

Reporter : Sena Aji