Semangka; Makanan Roh Terenak di Israel, di Indonesia Banyak Disuntik Glukosa dan Pewarna

Minggu, 11 September 2016 21:39 Kesehatan

Bagikan

Semangka; Makanan Roh Terenak di Israel, di Indonesia Banyak Disuntik Glukosa dan Pewarna
Semangka yang alami tentu sangat menyehatkan bagi tubuh manusia. (IST/SN)
Denpasar, Semetonnews - Musim panas gini memang enaknya makan semangka. Berair dan rasa yang manis cocok untuk pelepas dahaga. Untuk soal manfaat, selain baik untuk jantung, kulit, dan otot. Tak banyak yang tahu darimana asal Semangka.

Berdasar group jalansutra bahwa semangka dipercaya berasal dari Gurun Kalahari, Afrika. Temuan soal panen pertama buah satu ini terjadi 5 ribu tahun silam. Bahkan di Mesir, buah semangka selalu menjadi teman para raja saat dikuburkan karena dipercaya sebagai makanan roh.

Fakta tak kalah menariknya, semangka terenak di tanam di wilayah gurun karena akan memicu rasa manis yang natural dan renyah. Saat ini, semangka terenak dan terbaik di tanam di Israel. Sedangkan di Indonesia malah ada semangka yang disuntik glukosa dan pewarna.

Ini bukan hoax, bahkan sudah beberapa kali menjadi temuan. Umumnya semangka yang disuntik glukosa dan pewarna akan lebih berair serta terasa agak getir bila dimakan terlalu banyak. Ciri lain, buah semangka di dalamnya agak kopong dan dagingnya terasa manis kendati biji di dalamnya masih putih tanda semangka muda.

Meski belum ada penelitian lebih lanjut, semangka yang disuntik zat kimia tentu berbahaya bagi kesehatan. Apalagi, disuntikkan tanpa takaran yang jelas di mana pedagang hanya berorientasi untuk mengejar untung semata tanpa memperhatikan akibat bagi kesehatan konsumen.

Reporter: VR Nugraha