Daftar Makanan dan Minuman yang "Haram" Disimpan di Kulkas

Senin, 12 September 2016 10:44 Kesehatan

Bagikan

Daftar Makanan dan Minuman yang
Tidak semua bahan makanan bisa di simpan di dalam kulkas. (IST/SN)
Denpasar, Semetonnews - Minuman atau makanan dingin tentu begitu menggoda di lidah dan menjadi pilihan tepat saat musim panas. Tapi, tahukah Anda gees, tidak semua makanan, minuman, termasuk buah dan sayur mayur yang bisa di simpan di kulkas.

Berikut daftar beberapa makanan dan minuman yang "dilarang" disimpan di kulkas berdasar Good Housekeeping Institute;

PISANG
Mengandung gas yang bisa merusak makanan lain. Pisang yang diletakkan dalam kulkas juga malah berwarna kecoklatan karena proses oksidasi.

ROTI
Selain mengeras alias atos, roti yang diletakkan dqlam kulkas juga kehilangan cita rasanya. Ada baiknya tetap di simpan di tempat kering sehingga tekstur asli tetap terjaga.

BAWANG MERAH & PUTIH
Bawang lebih baik di simpan di tempat gelap dengan sirkulasi yang baik untuk mencegah tunas tumbuh. Bila di simpan di kulkas, bawang akan kering serta tunas bawang akan tumbuh dan baunya mengkontaminasi makanan lain.

ALPUKAT
Alpukat yang diletakkan di kulkas akan lebih cepat matang dan bonyok. Bila tidak ingin segera dikonsumsi ada baiknua di simpan dalam kantung kertas dan dibiarkan terbuka.

TOMAT
Makin dingin tomat, makin hilang rasa alaminya. Untuk mendapatkan rasa terbaik tomat, simpanlah dalam temperatur ruang.

MELON
Dalam kondisi utuh, tidak dipotong-potong, melon tak perlu ditaruh di dalam kulkas. Tapi bila dalam keadaan terpotong-potong, bungkus dengan plastik makanan dan simpan di lemari pendingin.

MADU
Ada beberapa zat di dalam madu yang rusak bila dipanaskan atau di dinginkan. Ada baiknya madu di simpan dalam suhu ruangan.

KOPI
Suhu dingin malah akan merusak cita rasa dan aroma kopi selain sifanya yang menyerap bau dehingga bisa merusak makanan dan minuman lainnya.

KOL, BROKOLI, WORTEL, KENTANG
Akan mengalami peningkatan kadar natrium bila di simpan lama di dalam kulkas dan beberapa melepaskan gas yang membuat rusaknya jenis makanan lain.

Reporter: VR Nugraha