Siapa yang Mlintir, Jokowi atau Duterte soal Eksekusi Mati Mary Jane

Selasa, 13 September 2016 00:05 Nasional

Bagikan

Siapa yang Mlintir, Jokowi atau Duterte soal Eksekusi Mati Mary Jane
Rakyat Filipina berharap Mary Jane bisa dibebaskan karena dinilai tidak bersalah dalam sidang di Filipina. (Net/SN)
Jakarta, Semetonnews - Curhat Presiden Jokowi kepada Presiden Filipina Rodrigo Duterte, di mana Durtete menyetujui eksekusi mati terhadap Mary Jane Veloso, penyelundup 2,8 kilogram heroin dibantah Kantor Kepresidenan Filipina. Menurut Kantor Kepresidenan Filipina, Durtete hanya meminta Indonesia untuk mengikuti aturan hukum yang berlaku.

Menurut Jubir Kepresidenan Filipina Ernesto Abella seperti dikutip dari Pilippine Daily Inquirer, Senin (12/09/2016), pihak Filipina tidak pernah mendorong atau menyetujui eksekusi mati itu. "Silahkan ikuti aturan hukum di negara Anda, saya tidak akan ikut campur," tiru Abella soal pernyataan Durtete kepada Jokowi.

Tak hanya itu karena menjadi polemik di Filipina, Menteri Luar Negeri Filipina Perfecto Yasay yang ikut rombongan ke Jakarta menegaskan hal yang sama. Durtete tidak pernah mendorong, atau pun menyetujui hukuman mati terhadap Mary Jane.

Reporter: VR Nugraha