Ipung Sebut ; 16 Tahun Penjara Tuntutan Jaksa yang Paling Minim

Selasa, 13 September 2016 20:56 Hukum & Kriminal

Bagikan

Ipung Sebut ; 16 Tahun Penjara Tuntutan Jaksa yang  Paling Minim
Terdakwa Robert Andrew Fiddes Ellis yang tidak percaya dituntut 16 tahun penjara (Dok/SN)
Denpasar,Semetonnews-Tuntutan hukuman 16 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar subsider 8 bulan kurungan terhadap, Robert Endrew Fiddes Ellis, terdawa kasus pencabulan belasan anak dibawah umur, cukup membuat terdakwa dan kuasa hukumnya, Yanuar Nahak terkejut. Karena itu, usai sidang, Selasa (13/9/2106) Yanuar langsung mencak-mencak.

Yanuar mengatakan, tuntutan Jaksa Purwanti dkk dianggap terlalu mengada-ada."Kenapa tidak sekalian saja dihukum mati,”sebutnya dengan nada bicara sedikit keras. Yanuar menuding jaksa terlalu subjektif. Menurutnya jaksa cukup memilih satu pasal saja, bukan harus tiga pasal sekaligus."Ini sudah bertentangan dengan asas pidana,"tegasnya.

Pendapat berbeda disampaikan oleh aktivis perempaun dan anak, Siti Sapura alias Ipung. Dia menyebut terdakwa sangat bentung. Pasalnya, dari hitung-hitunganya, jika dari penerapan pasal yang dibuktikan jaksa diakumulasikan, serta mengacu pada Perpu No.1 tahun 2016 tentang perlindungan anak, maka tuntutan 16 tahun adalah tuntutan hukuman paling minimal."Kalau menurut saya terdakwa sangat beruntung," katanya.

Ipung menjelaskan, ancaman hukuman undang-undang kekerasan anak 7 tahun penjara. Sedangkan ancaman hukumam kekerasan seksual terhadap anak 15 tahun penjara. Jika digabungkan, maka Robert harusnya dituntut 22 tahun penjara. Ditambah lagi dalam kasus ini yang menjadi korban bukan hanya 1, melainkan ada 11 anak. "Sekarang kalau dikalikan, tuntutan jaksa masih ringan,” papar Ipung. Ditegaskan Ipung, akibat perbuatan terdakwa, banyak kerugian yang dialami korban,"Ini yang tidak bisa diganti dengan 16 tahun penjara,"pungkas Ipung.


Reporter : Maria Gracia