Renang Bali Gagal Menambah Medali Hari Kedua

Kamis, 15 September 2016 20:50 Sport & Life Style

Bagikan

Renang Bali Gagal Menambah Medali Hari Kedua
Perenang PON Bali bertanding tanpa meraih medali di hari kedua pertandingan. (Sena Aji/Semetonnews)

Denpasar, Semetonnews - Renang akhirnya gagal menambah 1 medali perak yang diraih pada hari pertama, saat bertanding di hari kedua PON XIX Jawa Barat (Jabar) yang dihelat di Kolam Renang FPOK Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Kamis (15/9/2016).

 

Dalam laga hari kedua itu, Bali yang menurunkan delapan perenang, tak ada satupun perenang yang menyabet medali. Malah perenang-perenang luar daerah yang meraih medali emas, justeru perenang yang sebelumnya merupakan perenang Bali yang pindah ke daerah luar Bali.

 

Perenang itu diantaranya Gede Siman Sudartawa menyabet emas di nomor 50 meter gaya punggung, serta AA Istri Kania Ratih menyabet medali perak untuk kontingen DKI Jakarta. Padahal pada pertandingan itu, ada enam perenang Bali yang mampu masuk final. Sayangnya, hasil terbaik yang diperoleh perenang Bali hanya sampai di urutan 4, lainnya rata-rata hanya finish di urutan terakhir.

 

Enam perenang yang masuk final yakni Ni Nyoman Dewi Setiari di nomor 800 meter gaya bebas putri sampai di urutan 6, I Putu Wirawan 50 meter gaya punggung putra di urutan 7, Dewi Novita Lestari 50 meter gaya punggung putri di urutan 5, serta Sintya Agniswari Anasta Putri nomor 50 meter putri gaya punggung di urutan 8.

 

Perenang lainnya, yang mengikuti jejak reaknnya itu yakni Dewa Gede Anom Artha Tanaya 100 meter putra gaya kupu-kupu selesai di urutan 8, dan Desak Made Sri Widyadari 100 meter putri gaya kupu-kupu bercokol di urutan 4.

 

“Pertandingan itu memang sangat ketat karena perenang yang turun di pertandingan kedua, merupakan perenang-perenang tangguh dan level nasional,” tukas salah satu pelatih renang PON Bali, Wayan Wiartha saat dihubungi.

 

Reporter : Sena Aji