Hari Pertama, Bali Hanya Raih 1 Medali Perunggu

Minggu, 18 September 2016 19:44 Sport & Life Style

Bagikan

Hari Pertama, Bali Hanya Raih 1 Medali Perunggu
I Made Budi Kertiyasa (sabuk merah) atlet Bali yang hanya mampu menyumbangkan medali perunggu (SN)
Bandung,Semetonnews-Hari pertama gelaran cabang olahraga karate diajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/Jabar yang berlangsung, Minggu (18/9/2016), di GOR ITB Bandung, Bali hanya mampu meraih satu medali perunggu. Medali perunggu dengan dipersembahkan oleh I Made Budi Kertiyasa, dikelas kumite senior putra individu +84 kilogram.

Sementara, tiga karateka Bali lainya gagal menembus babak berikutnya setelah kalah dari lawanya masing-masing. Mereka yang gagal adalah Putu Yoga Yudistira dikelas kata putra individual yang harus mengakui keunggulan Stanley Soegianto karateka asal DKI Jakarta dengan skor telak 5-0, Ni Made Suci Astuti ( kata putri individual) harus mengakui kehebatan karateka Jawa Tengah Dessyi Arisanti dengan skor 4-1, dan Aditya Putra Tama yang turun dikelas kumite senior putra individu -84 kg kalah dari  karateka Banten Nova Putera dengan skor tipis 4-5.‬

Sejatinya, Budi Kertiasa yang menjadi andalan Bali untuk meraih emas, pada laga awal bermain cukup baik. Tapi saat masuk babak semifinal, Kertiasa malah kalah tipis dengan karateka asal Jakarta, Caesar George Isac dengan skor 4-5. Sedangkan kelas ini, karateka asal Jawa Timur, Umar Syarf keluar sebagai pemenang setelah diparati final mengalahkan Caesar George asal Jakarta.

Pelatih kumite tim karate PON Bali I Putu Deddy Mahardika yang ditemui usai pertandingan mengatakan, Kertiasa gagal menembus partai final karena kurang fokus saat berhadapan dengan Caesar George." Budi Kertiyasa kurang fokus menghadapi lawannya," kataI Putu Deddy Mahardika. Pada hari pertama kejuaraan cabang olahraga karate, Bali menurunkan empat orang atlet, diantaranya dua karate dikelas kata putra/putri dan dua karate dikelas kumite putra.

Reporter : Maria Gracia