Full Day School tetap Jalan, Katanya untuk Membentuk Siswa Lebih Santun dan Beretika

Selasa, 20 September 2016 01:50 Budaya & Pendidikan

Bagikan

Full Day School tetap Jalan, Katanya untuk Membentuk Siswa Lebih Santun dan Beretika
Presiden Jokowi saat peninjauan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT), di Lapangan Kantor Kecamatan Jambon. (Ist/SN)
Ponorogo, Semetonnews - Full day school yang sempat mendapat tentangan banyak pihak, khususnya para orang tua tetap akan dilanjutkan. Kurikulum kini sedang digodok Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Nantinya, full day school akan diujicobakan kepada sekolah yang mau menerapkan waktu belajar penuh waktu itu karena akan menitikberatkan pada sopan santun dan etika kepada siswa.

“Jadi kenapa full day (school) itu dilakukan karena kita ingin pendidikan etika, pendidikan budi pekerti, sopan santun, karakter kerja keras, karakter optimis itu ada di anak-anak kita kita. Itu penting sekali,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada media cetak dan elektronik usai peninjauan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT), di Lapangan Kantor Kecamatan Jambon, Desa Jambon, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jatim, Senin (19/09/2016) siang.

Full day school akan diperuntukkan bagi pendidikan di SD, SMP, dan SMP. Namun demikian, nantinya sistem pendidikan ini akan diujicobakan terlebih dahulu. "Dicoba di satu, dua, tiga, dan empat provinsi terlebih dahulu, terutama yang berada di kota dan sekolah yang siap, kita tidak akan memaksakan. Nanti dievaluasi,” imbuhnya. Rencananya full day school  memberikan presentase tinggi pada etika, budi pekerti, dan sopan santun.

Reporter: VR Nugraha