Penyelundupan 30 Ton Bahan Peledak dari Malaysia Digagalkan Bea Cukai di Padangbai

Rabu, 21 September 2016 23:26 Hukum & Kriminal

Bagikan

Penyelundupan 30 Ton Bahan Peledak dari Malaysia Digagalkan Bea Cukai di Padangbai
Kapal Motor Alam Indah yang membawa puluhan ton bahan peledak dari Malaysia. (Ist/SN)
Padangbai, Semetonnews - Operasi Jaring Wallacea Sektor V Bidang P2 Bea Cukai Kanwil Bali Nusra berhasil menggagalkan penyelundupan puluhan ton Amonium Nitrat. Bahan yang biasanya digunakan sebagai peledak di pertambangan serta pupuk pertanian diselundupkan dari Malaysia ke Sulawesi.

Diamankannya 30 ton atau 1.300 karung Amonium Nitrat itu berawal saat tim Bea Cukai berpatroli di timur perairan Karangasem. Saat itu petugas melihat aktivitas mencurigakan di kapal motor Alam Indah yang dinahkodai Udin (38) asal Sulawesi, Selasa (20/09/2016) Pukul 11.30. Tim Bea Cukai yang dipimpin Thomas Aquino berusaha untuk menghentikan kapal tersebut.

Kejar-kejaran sempat terjadi, bahkan anak buah kapal (ABK) terlihat membuang beberapa karung Amonium Nitrat dari Malaysia yang rencananya akan di bawa ke Sulawesi tersebut. Ada 300 karung berikut dokumen yang dibuang ABK kapal yang juga sempat mengancam petugas akan memberikan perlawanan dan menenggelamkan kapal. "Namun anggota tidak menyerah dan langsung melumpuhkan ABK," kata Aquino.

Kapal Alam Indah kemudian di bawa ke Pelabuhan Padangbai sedangkan nahkoda berikut ABK diperiksa di Polsek KP3 Padangbai. "Barang bukti diperkirakan 30 sampai 40 ton. Nanti akan kami hitung di darat," ujarnya.

Reporter: Wawan Nike
Editor: VR Nugraha