Uber & Grab Ilegal, Pemerintah Harus Tindak Tegas; Desakan Sopir Lokal & Pariwisata di Bali

Rabu, 28 September 2016 09:52 Nasional

Bagikan

Uber & Grab Ilegal, Pemerintah Harus Tindak Tegas; Desakan Sopir Lokal & Pariwisata di Bali
Demo sopir transport lokal dan pariwisata saat berdemo di depan Kantor Gubernur Bali. (Ist/SN)
Denpasar, Semetonnews - Keberadaan angkutan online yang beroperasi secara ilegal di Bali membuat komponen sopir transport lokal dan pariwisata di Bali turun ke jalan menggelar aksi damai. Para sopir bersama perwakilan desa adat di pangkalan mendatangi Kantor Gubernur Bali, DPRD Bali, dan Dishub Bali, Rabu (28/09/2016) pagi.

Intinya, sopir transport lokal dan pariwisata mendesak pemerintah untuk menegakkan aturan soal angkutan online. Di mana sampai saat ini angkutan online telah merusak herga dan tidak berkontribusi bagi daerah serta berani melanggar aturan.

Tidak mengurus pajak, banting harga, dan juga tidak mengurus perizinan bagi transport dengan alasan hanya perusahan aplikasi namun dalam praktek sampai sekarang tetap bertindak sebagai penentu harga. "Kami ingin pemerintah tegas dan menindak angkutan online ilegal," kata Made Eka, peserta demo.

Reporter: VR Nugraha