Oknum TNI Pukul Wartawan , Apa Itu Benar Jenderal ?

Minggu, 02 Oktober 2016 19:54 Hukum & Kriminal

Bagikan

Oknum TNI Pukul Wartawan , Apa Itu Benar Jenderal ?
Insiden Pasca Pemukulan Wartawan Di Madiun, Sony Misdananto , Minggu (02/10)

Madiun, Semetonnews - Oknum Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat kembali melakukan tindakan semena mena terhadap Wartawan. Salah satu Kontributor Televisi Nasional, Sony Misdananto dihajar oleh oknum Yonif 501 Raider Madiun.

Kejadian berawal saat Sony, meliput konvoi kendaraan rombongan pencak silat Persatuan Setia Hati Terate yang menabrak pengguna jalan di depan markas TNI. Minggu (02/09) siang.

Sekretaris IJTI Tapal Kuda, Mahfud Sunarji , mengecam tindakan aparat yang masih arogan ditengah reformasi yang sedang dilakukanTNI,  "kita menyesalkan ada oknum TNI yang bertindak anarkis terhadap peserta konvoi. Disaat Sony amankan gambar tiba-tiba ada oknum lain (TNI) dibelakangnya dan langsung menghajar Sony," kata Mahfud kepada Semetonnews. 


Oknum TNI AD Yonif 501 Raider yang bermarkas di Madiun diduga menjadi pelaku, organisasi wartawan IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) pun mengecam tindakan in, IJTI bahkan  menyebarkan pernyataan sikap, atas aksi arogan oknum TNI AD ini.

Atas tindakan semena-mena ini, kami Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Tapal Kuda menyatakan:
1. Mengutuk keras tindakan semena mena oknum TNI terhadap insan pers
2. Mendesak Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo segera turun tangan untuk membenahi perilaku anggotanya yang semena-mena.
3. Mendesak Denpom TNI untuk menindak para pelaku yang telah menghajar Sony Misdananto sesuai hukum yang berlaku.
4. Mendorong Dewan Pers dan juga Komnas HAM RI usut tuntas setiap tindakan yang mengancam keselamatan bagi jurnalis

Pernyataan sikap ini disampaikan kepada Pengurus Pusat IJTI di Jakarta. Kantor Dewan Pers Jakarta.  Kantor Komnas HAM Jakarta. Mabes TNI di Jakarta.

Reporter: Wawan Nike