Pasubayan Desa Adat Tolak Reklamasi Teluk Benoa Pertanyakan Komitmen Dewan Provinsi Bali

Senin, 03 Oktober 2016 11:33 Nasional

Bagikan

Pasubayan Desa Adat Tolak Reklamasi Teluk Benoa Pertanyakan Komitmen Dewan Provinsi Bali
Suasana Pertemuan Pasubayan Desa Adat
Denpasar, Semetonnews.com-Ratusan massa dari Pasubayan Desa Adat Tolak Reklamasi Teluk Benoa, siang ini mendatangi Gedung DPRD Bali. Kedatangannya tersebut, tak lain untuk memperjuangkan aspirasinya dalam menolak rencana Reklamasi Teluk Benoa. 

Koordinator Pasubayan Desa Adat Tolak Reklamasi Teluk Benoa Wayan Suarsa mengatakan, Pasubayan sengaja datang ke DPRD Bali untuk menemui anggota dan pimpinan dewan. Hal ini dilakukan untuk menanyakan komitmen dari DPRD Bali dalam menyikapi Rencana Pengurukan tersebut. 


"Bapak dan ibu jangan berfikir kami punya tujuan politik, kami tidak akan bernegosiasi dengan bapak ibu terkait pro dan kontra. Kami hanya ingin tahu tindaklanjutnya saja dari DPRD Bali selaku Wakil Rakyat," ujar Wayan Suarsa saat menyampaikan aspirasi Pasubayan di Lantai III Gedung DPRD Bali, Senin (03/10/2016). 


Menurut Suarsa, Pasubayan saat ini telah beranggotakan sebanyak 39 Desa Adat/Pakraman se-Bali. Dimana, dirinya bertanggung jawab atas terhadap tuntutan para Desa Adat yang telah disampaikan pada tanggal 25 Agustus yang lalu. 


"Bagaimana komitmen terhadap tuntutan kita pada 25 Agustus lalu? ada 39 Desa Adat yang tergabung dengan Pasubayan. Kami adalah wakil yang memperjuangkan apa yang yang menjadi keputusan Desa Adat, kami punya tanggung jawab atas masa yang sampai 50 ribu massa," kata pria yang juga Bendesa Adat Kuta ini.


Reporter : Hariz Ibrahim