Anjrit, Polresta Denpasar Bongkar Modus Pengiriman Sabu Dibungkus Dodol Ketan

Kamis, 06 Oktober 2016 14:32 Hukum & Kriminal

Bagikan

Anjrit, Polresta Denpasar Bongkar Modus Pengiriman Sabu Dibungkus Dodol Ketan
DF, residivis penyelundup Sabu-Sabu asal Pontianak yang berhasil diamankan Polresta Denpasar. (Humas/SN)
Denpasar, Semetonnews - Banyak cara dilakukan pengedar dan bandar narkoba untuk menyelundupkan barang dagangannya ke Bali. Kali ini anak buah Kasaresnarkoba Polresta Denpasar mengamankan seorang bandar berinisial DF (38) asal Pontianak. Modusnya dengan mengirim paket Sabu-Sabu yang disembunyikan dalam dodol ketan hitam atau jenang yang dikirim dengan bus Pahala Kencana.

Kepada awak media cetak dan elektronik, Kombes Pol Hadi Purnomo menyatakan tersangka adalah residivis kasus narkoba jenis ekstasi yang sudah sempat menghuni penjara di Kalimantan. Selama di Bali, tersangka menginap di Coco Beach Hostel Jalan Samudra, Tuban.

DF sendiri memang menjadi target operasi atas laporan warga dan akhirnya ditangkap pada 4 Oktober 2016 Pukul 13.30. Dari tangan tersangka diamankan enam paket Sabu-Sabu dan 26 butir ekstasi. Pengakuan tersangka barang haram tersebut dibeli dari Pontianak dan baru dibayar Rp 90 juta. "Bandar di Pontianak berinisial MK, masih kami kembangkan," kata Kapolresta Hadi Purnomo. Pemeriksaan sementara diketahui tersangka tiba di Bali dengan naik pesawat sedangkan narkoba dikirim lewat paket titipan kilat.

Reporter: VR Nugraha