Akses Menuju Ruang Jaksa Dipasang Pintu dengan Sidik Jari

Kamis, 06 Oktober 2016 23:59 Hukum & Kriminal

Bagikan

Akses Menuju Ruang Jaksa Dipasang Pintu dengan Sidik Jari
Pintu yang menghubungkan Pengadilan dan Kejari Denpasar yang terkunci. Namun tidak lama lagi akan dibuka karena sifatnya hanya sementara (SN)
Denpasar,Semetonnews-Belum lama menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar, Erna Normawati Widodo Putri membuat gebrakan yang patut diacungi jempol. Sebab, beberapa perubahan yang dilakukan Erna, membuat Kantor Kejari Denpasar terlihat lebih rapi, bersih dan tertib.

Bahkan untuk meminimalisir masuknya pihak-pihak yang tidak berkepentingan, akses atau jalan menunju ruang para Kasi (Kepala Seksi) dan Jaksa, terpasang pintu dengan sistem sidik jari. Artinya, tidak semua orang bisa membuka pintu tersebut jika sidik jarinya tidak terdaftar dalam mesin sidik jari yang terpasang disamping  pintu tersebut.

"Memang standarnya Kantor Kejaksaan seperti ini, jadi tidak gampang orang-orang yang tidak berkepentingan masuk ke ruang jaksa"ujar Kasipidum, Katut Maha Agung yang dikonfirmasi, Kamis (6/10/2016). Pintu dengan sistem sidik jari, kata Maha Agung sudah banyak dijumpai dibeberapa Kejari di Indonesia."Sebelum saya bertugas disini (Denpasar), saya di Kejari Bekasi. Nah, di Bekasi sudah terpasang pintu dengan sistem sidik jari,"ujarnya lagi.

Namun demikian, dengan adanya pintu sidik jari ini, kata Maha Agung bukan untuk melarang orang datang dan bertemu dengan pegawai Kejaksaan."Siapapun yang berkepentingan, tinggal lapor ke petugas piket, nanti akan difasilitasi,"tegasnya.

Sementara terkait pintu belakang, yang merupakan akses dari Kejari ke PN Denpasar yang digembok, Maha Agung mengatakan itu siaftanya hanya sementara."Pintu belakang dikunci sifatnya sementara, nanti juga dibuka lagi,"terangnya.

Reporter : Maria Gracia