Persatuan Penyelam Profesional Bali Gelar Transplantasi Karang dalam Nusa Penida Festival

Minggu, 09 Oktober 2016 10:02 Nasional

Bagikan

Persatuan Penyelam Profesional Bali Gelar Transplantasi Karang dalam Nusa Penida Festival
Persatuan Penyelam Profesional Bali di Toyapakeh Point ( ist- sn)
Nusa Penida, Semetonnews- Daya tarik Nusa Penida tak sekedar gugusan pulau pulau raja penida, aneka terumbu karang pun menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan. Dalam Nusa Penida Festival 2016 , Nusa Penida tempat favorit menyelam. Bermodal terumbu karang jika tidak dijaga dan dilestarikan dengan baik berdampak pada kunjungan wisatawan datang ke Nusa Penida.

" Pokok pariwisata bahari adalah terumbu karang, jika tidak bisa menjaga dan melestarikan dikewatirkan berdampak wisatawan enggan datang.  Tranplantasi terumbu karang adalah wujud pelestarian, " kata Dirjen Kelautan Pesisir, Pulau-Pulau Kecil Kementrian Kelautan dan Perikanan Andi Sopandi, agenda acara tranplantasi terumbu karang dan beach clean Nusa Penida Festival, Sabtu (8/9). 

Nusa Penida masuk kategori pulau terluar, Presiden Joko Widodo mencanangkan pulau terluar menjadi beranda NKRI. Andi mengajak semua masyarakat pinggir pantai lebih bagus dari dataran jangan sampai dibelakangi oleh kita. Prinsipnya menjadikan pantai beranda harus juga pelihara. 

Prioritas kawasan koservasi perairan dan pariwisata nasional program destinasi pariwisata mengerucut. " Pulau-pulau kecil kedaulatan ada disini sekaligus pulau terluar pemanfaatan & ekplotasi nuansa berkelanjutan mempunyai manfaat buat masyarakat. Menjaga kedalautan pangan mengembangkan lebih baik anak-anak asupan gizi dengan ikan yang ada disini untuk generasi kedepan. Jenis ikan yang ada mola mola  menjadi kebanggan kita. Jika kelola dengan baik akan mendatangkan rejeki," tuturnya. 

Pentingnya mensosialisaikan keberadaan terumbu karang kepada masyarakat dan anak sekolah berbagai jenjang. Agar mereka tau betul bagaimana  terumbu karang dan manfaaatnya. Nusa penida sangat strategis kita menyajikan spot dive dan selancar Andi kembali menegaskan mempertahankan potensi ini agar tidak rusak dan pantainya kotor. 

Bupati Suwirta menyampaikan jangan terlalu bangga dengan berbagi sebutan Nusa Penida. Kita harus resapi bersama andalan kita wisata bahari mendatangkan wisatawan. " Mari kita jaga laut, pesisir serta alam yang memberikan potensi besar dimanfaatkan secara berkelanjutan tidak hanya sekejap," terangnya.

Ketua Professional dari organisasi Persatuan Penyelam Profesional Bali ( P3B ),  I Made Wirawan yang ambil bagian dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan transplantasi karang ini juga merupakan tindak lanjut dari permasalahn corat coret karang di perairan Toyapakeh yang dilakukan oleh oknum penyelam yang diawasi oleh salah satu operator dive di Nusa Penida bulan September  yang lalu.

‘’Kami dari P3B menurunkan 24 penyelam untuk mendukung kegiatan transplantasi karang ini”, ungkap Wirawan. 

Kegiatan transplantasi karang ini dipusatkan di perairan Toyapakeh bay, tempat yang dulunya dipermaslahkan karena ada oknum yang mencorat coret karang. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari seratus orang. Nusa Penida yang mengandalkan wisata bahari harus berhati hati dalam pemanfaatannya. Sistem transpalasi berkesinambungan diperlukan untuk kelangsungan pariwisata di Nusa Penida. 

Editor: Wawan Nike