Meski Dikeluhkan, Pintu Belakang Kejari Tetap Digembok

Minggu, 09 Oktober 2016 16:05 Hukum & Kriminal

Bagikan

Meski Dikeluhkan, Pintu Belakang Kejari Tetap Digembok
Pintu belakang Kantor Kejari Denpasar yang digembok (dok/SN)
Denpasar,Semetonnews-Meski tujuan dari pemasangan pintu dengan sistem sidik jari dan penggebokan pintu belakang yang merupakan salah satu kebijakan kecil dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar, Erna Normawati Widodo Putri sangat baik, sejumlah Jaksa dikabarkan ada  yang mengeluh. Terutama soal digemboknya pintu belakang yang merupakan akses terdekat dari Kejari ke PN Denpasar.

Keluhan itu ditanggapi enteng oleh Kejari Denpasar melalui Kesi Intel, IGN Agung Kusumayasa. Bahkan Kusumayasa yang dihubungi,Minggu (9/10/2016) mengaku tidak percaya bila ada Jaksa dari Kejari Denpasar yang mengeluhkan kebijakan ini."Siapa jaksa Kejari yang mengeluh,"kata Kusumayasa balik bertanya. Dikataknya, dengan menutup pintu belakang dan memasang pintu dengan sistem sidik jari menjadikan wajah Kejari semakin tertib, bersih  dan rapi.

Masih terkait dengan pintu belakang Kantor Kejari yang digembok, Kusumayasa mengatakan kemungkinan pintu itu tidak akan dibuka. Tapi diganti dengan pintu lain yang letaknya didepan sebelah selatan Kantor Kejari."Rencananya pintu belakang ditutup permanen dan akan diganti dengan pintu lain yang letaknya didepan sebelah selatan,"tegasnya.

Hal ini dimaksud agar siapapun yang masuk ke kantor Kejari Denpasar dapat terpantau oleh petugas piket."Kalau dipindah ke depan, nanti orang-orang yang tidak punya kepentingan dengan Kejaksaan bisa terpantau. Kalau dibelakang susah kami pantau orang yang keluar masuk,"pungkasnya.

Reporter : Maria Gracia