Selamat Datang PSI ! Partainya Anak Muda Ini Lolos Verifikasi

Minggu, 09 Oktober 2016 17:57 Nasional

Bagikan

Selamat Datang PSI ! Partainya Anak Muda Ini Lolos Verifikasi
Konferensi Berita , PSI Bali, Minggu (09/10)
Denpasar, Semetonnews- Akhirnya dunia perpolitikan Indonesia termasuk di Bali kedatangan partai baru yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kepastian ini datang seiring dengan lolosnya PSI dari verifikasi factual dan administrasi Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI pada tanggal 7 Oktober 2016 yang lalu.


PSI merupakan satu-satunya partai politik yang telah lolos verifikasi diantara empat partai politik yang telah mendaftar di Kemenhumkam RI. Setelah dinyatakan lolos, kini partai politik yang dipimpin oleh Ketua Umum Grace Natalie ini sedang menyiapkan diri untuk melakukan verifikasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Saya sangat bersyukur karena Bali menjadi daerah terakhir yang menjadi verifikasi oleh Kemenkumham. Kami juga bersyukur setelah verifikasi terakhir ini akhirnya PSI lolos menjadi partai politik,” kata Ketua DPW PSI Bali I Nengah Yasa Adi Susanto saat di Kantor Sekretariat DPW PSI Bali Jalan Tukad Barito Timur No.7 Denpasar, Minggu (09/10/2016).


Sebagai partai baru yang lebih mengedepankan anak muda dan kader perempuan ini, PSI menyatakan bahwa dengan siap bersaing dan menjadi tahap awal pemuda dalam berpolitik. Dengan modal pemuda dan kader perempuan, Nengah Yasa yakin bahwa PSI akan menjadi partai yang beda dibandingkan dengan partai yang telah ada lebih dulu. Hal ini terlihat dari pengurus yang terbentuk saat ini, dimana 42 persen adalah perempuan. Sedangkan sisanya adalah anak muda. Dari segi umur, seluruh pengurus PSI se-Indonesia diantaranya berumur 17-24 tahun (34%), umur 25-32 tahun (41%), umur 33-40 tahun (19%), dan umur 41-45 tahun hanya 6%. Untuk di Bali, rata-rata umur pengurus masih relative sangat muda. Diantaranya, umur 17-24 tahun (39%), umur 25-32 tahun (32%), umur 33-40 tahun (21%), dan umur 41-45 tahun (8%). Sedangkan, pengurus perempuan mencapai 42 persen.

 

Reporter : Hariz Ibrahim 
Editor : Wawan Nike