Tahun Depan, Harga Rokok Naik 10 Persen

Senin, 10 Oktober 2016 10:22 Ekonomi Bisnis

Bagikan

Tahun Depan, Harga Rokok Naik 10 Persen
Ilustrasi. (Net/SN)
Jakarta, Semetonnews - Tahun depan, harga rokok bakal naik 10 persen. Ini meruju Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 147/PMK.010/2016 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 179/PMK.011/2012 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau, yang telah ditandangani oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada 30 September 2016. Selain menaikkan tarif cukai rokok rata-rata sebesar 10,54%, juga mengatur mengenai Harga Jual Eceran (HJE) rokok yang berlaku per 1 Januari 2017.

Mengacu pada PMK tersebut, maka mulai 1 Januari 2017, harga jual eceran (HJE) rokok Sigaret Kretek Mesin (SKM) paling rendah adalah Rp 655,00 per batang (sebelumnya Rp 590,00); Sigaret Putih Mesin (SPM) paling rendah Rp 585,00 (sebelumnya Rp 505,00); Sigaret Kretek Tangan (SKT) atau Sigaret Putih Tangan (SPT) paling rendah Rp 400,00 (sebelumnya Rp 370,00); dan Sigaret Kretek Tangan Filter (SKTF) dan Sigaret Putih Tangan Filter paling rendah Rp 655,00 (sebelumnya Rp 590,00).

Adapun harga jual eceran terendah Sigaret Kretek Mesin (SKM) hasil tembakau yang diimpor adalah Rp 1.120,00; harga jual eceran terendag SPM Rp 1.030,00; harga jual eceran terendah SKT atau SPT Rp 1.215; harga jual eceran terendah SKTF dan SPTF adalah Rp 1.120,00.

Reporter: VR Nugraha