Dua Bule Pengguna Hashis Ternyata Pasien Oknum Polisi dan TNI AD Yang Edar Narkoba

Senin, 10 Oktober 2016 19:39 Hukum & Kriminal

Bagikan

Dua Bule Pengguna Hashis Ternyata Pasien Oknum Polisi dan TNI AD Yang Edar Narkoba
Wakapolresta Denpasar, AKBP. Nyoman Artana dan Kasatnarkoba Kompol I Gede Ganefo , Senin (10/10),(wan-SN)
Denpasar, Semetonnews - Fox Daniel Matthew warga negara Inggris  dan Giuseppe  Serafino berkewarganegaraan Australia tertangkap oleh Satnarkoba Polresta Denpasar. Pada 8 Oktober 2016, Pukul 16.30 wita bertempat di Jl. Danau Poso di Bar ON ON, Br. Semawang, Ds. Sanur, Kec. Densel, dalam penggeledahan ditemukan 1 (satu) bungkus aluminium foil yang berisi 1 buntelan warna hitam diduga Hashis.

Dalam konferensi berita yang digelar oleh Polresta Denpasar, keduanya ditangkap dengan barang bukti barang narkotika diduga hashis seberat 7.32 gram, 
dari tangan G.S alias Giuseppe Serafino yang bekerja sebagai wiraswasta, Senin 10/10.

Polisi dari tersangka FDM, alias Fox Daniel Matthew mantan jurnalis, warga negara Inggris, menemukan barang bukti dari hasil penggeledahan badan yakni satu buntil plastik seberat 10.17 gram, atau netto : 10,09 Gram, yang disimpan dalam sarung tinju, dan BB di duga Hashis Bruto 20.22 gram, Netto 17.41 gram, serta satu buah bong.

Dalam penangkapan FDM dan GS tersebut, bertempat di Jl. Danau Poso di Bar ON ON, Br. Semawang, Ds. Sanur, Kec. Densel, semula ada dua orang saksi yang terakhir diketahui adalah oknum Polisi berinisial K dan TNIAD  berinisial PHP.



Wakapolresta Denpasar, AKBP Nyoman Artana, mengungkapkan bahwa para tersangka ini sesuai keterangannya kepada penyidik, mereka mendapatkan barang bukti hashis diperoleh dari seorang bule WNA dan saat ini sudah masuk dalam daftar pencarian orang. 

Sementara itu keterlibatan oknum TNI AD dan Polisi yang sebelumnya menjadi saksi , terbukti menawarkan sabhu sabhu kepada salah satu tersangka hingga dilakukan pemeriksaan juga terhadap keduanya mengenai aliran barang haram tersebut.

" FDM ini tersangka awal yang kita tangkap, lalu ke GS dan barang bukti diduga hashis yang kita temukan, oknum Polri sedang kita tahan untuk mintai keterangan, sedangkan Oknum TNI sudah kita serahkan ke Denpom, mereka menawarkan kepada kedua tersangka barang jenis Shabu Shabu," ungkap Artana. 

Untuk kedua WNA Polisi menjerat dengan UU Narkotika pasal 112 ayat dua, dengan ancaman hukuman 5-12 tahun penjara, sementara untuk oknumTNI AD berinisial PHP serta seorang oknum Polisi berinisial K yang semula ditetapkan sebagai saksi turut serta diperiksa oleh Polisi karena keterlibatan dalam peredaran narkoba.


Reporter: Wawan Nike