Dihukum Percobaan, Sekeluarga Jadi Terpidana

Senin, 10 Oktober 2016 21:28 Hukum & Kriminal

Bagikan

Dihukum Percobaan, Sekeluarga Jadi Terpidana
Tiga terdakwa yang divonis empat bulan penjara dengan masa percobaan selama enam bulan (dok/SN)
Denpasar,Semetonnews-Edwin Hartono Kwanarta, Ni Ketut Erawati dan Ivan Saputra Kwanarta, tiga orang yang menjadi terdakwa dalam kasus memberi keterangan palsu dimuka sidang, Senin (10/10/2016) divonis hukuman empat bulan penjara dengan masa percobaan enam bulan. Artinya, ketiga terdakwa tidak harus menjalani hukuman dalam Lembaga Pemasyarakatan.

Putusan majelis hakim pimpinan Ni Made Purnami ini jauh lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Sasantini yang sebelumnya menuntut ketiga terdakwa yang merupakan, bapak, ibu, dan anak dengan pidana penjara 6 bulan. Dalam amar putusanya, majelis hakim menyatakan sependapat dengan jaksa yang menyebut terdakwa terbukti melakukan tindak pidana memberi keterangan palsu dimuka sidang. Terdakwa terbukti melanggar Pasal 242 ayat (1) Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Tapi setelah mempertimbangkan hal yang memberatkan dan meringankan, majelis tidak sependapat dengan lamanya hukuman penjara sebagaimana tuntutan jaksa."Menghukum ketiga terdakwa dengan pidana penjara selama empat bulan dengan masa percobaan selama enam bulan,"tegas Hakim Purnami dalam amar putusanya.

Atas putusan itu, ketiga terdakwa sepertinya tidak terima. Hal itu dibuktikan dengan sikap pikir-pikir yang disampaikan kuasa hukumnya dimuka sidang. Hal senada juga menjadi sikap jaksa."Kami pikir-pikir yang mulia,"kata jaksa Kejati Bali itu."Kalau nanti ada yang tidak sependapat, silahkan mengajukan banding,"tegas Hakim Purnami sembari mengakhiri sidang. Seperti diberitakan, Jaksa Susantini dalam perkara ini sebelumnya menuntut para terdakwa dengan pidana penjara salam 6 bulan.

Reporter : Maria Gracia