Gout de France, Diplomasi Budaya Kuliner Indonesia - Prancis

Selasa, 15 Maret 2016 20:13 Sport & Life Style

Bagikan

Gout de France, Diplomasi Budaya Kuliner Indonesia - Prancis
Sajian Good France di Riverside Season Ubud
Gianyar, Semetonnews - Tradisi Gastronomi di Prancis, bukan sekedar kegiatan kulineria. Selain tradisi makan bersama  juga terkandung aktivitas sosial untuk mempererat tali silahturahmi.  Di  Indonesia  tradisi ini, juga akan digelar di 22 tempat, melengkapi 1500 restoran di 5 benua  yang  dilaksanakan serentak dari tanggal 20-21 Maret 2016 yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Jogjakarta, dan Bali dalam acara “Goût de France/ Good France”.  Hal itu terungkap dalam acara jumpa press di Hotel For Season Ubud, Selasa (15/3/2016) .

Panitia lokal untuk wilayah  Bali, Anan Dine Grisad menyebutkan, kegiatan ini tidak saja melibatkan chef  asal prancis, namun juga chef lokal yang berpengalaman.Salah satunya Sriwidayati atau kerap disapa Chef Wiwid yang memiliki pengalaman selama 15 tahun dalam dunia kuliner di Indonesia maupun Prancis.  

“Dalam kegiatan ini chef asal Prancis maupun Indonesia bergabung bersama untuk berbagi kepada publik," ungkapnya.

Good France yang kedua kalinya ini, disebutkan sebagai penghormatan atas  ketertarikan yang tulus dari masyarakat Indonesia terhadap kebudayaan Prancis khususnya di bidang Gastronomi. 

“Good France  diharapkan menjadi upaya diplomasi untuk merekatkan  persahabatan Indonesia-Prancis,” ujarnya.

Untuk di Bali, kegiatan akan dilakukan di lima restaurant, antara lain SOFITEL Bali,  Nusa Dua Beach Resort  dengan  Chef andalannya, Gilbert Daine. Les Buku Restaurant dengan  Sriwidayati atau Chef Wiwid,  Riverside Café Four Seasons Resort, UBud menghadirkan dua chef andalannya Jocelyn Argaud dan Eddy Dhenin dan SIP Wine Bar yang menghadirkan Patrick Chauchereau.

Menariknya, pada saat makan bersama,  mereka  berkumpul mengelilingi sebuah meja dan menghabiskan waktu selama berjam-jam untuk mempraktikkan seni makan yang baik. 

“Seni makan ini adalah sebuah ritual yang dimulai sejak perancangan menu, pembelian bahan-bahan lokal dengan kualitas terbaik, sampai pemadupadankan hidangan dengan wine yang disajikan,“ tutupnya  




Penulis ; Nyoman Nana Devada

Editor  ; Rifky