Saat Berobat Petugas Cuek, Keluarga Pasien Ngamuk  

Selasa, 15 Maret 2016 21:19 Peristiwa

Bagikan

Saat Berobat Petugas Cuek, Keluarga Pasien Ngamuk  
ilustrasi penanganan pasien di rmah sakit.(google/Semetonnews)
Jembrana, Semetonnews-Karena dicuekin oleh petugas Pukesmas saat mengantar anaknya berobat, Putu Artawa mengamuk.

Peristiwa tersebut terjadi Senin kemarin pagi di Pukesmas Yehembang, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali.

Saat itu Putu Artawa datang ke Pukesmas tersebut menganter anaknya yang sakit gigi dengan menggunakan JKBM. Sesuai protap, Putu menyerahkan poto copy KTP dan kartu KK serta kartu JKBM kepada petugas jaga pukesmas.

Oleh petugas berkas berobat tersebut diterima dan dirinya disuruh menunggu. Hingga hampir 1 jam menunggu anaknya tak kunjung mendapat pelayanan. Padahal saat itu pasien masih sepi, sementara petugas jaga asik bermain Hp.

mengetahui hal tersebut Putu langsung menanyakan kepada petugas jaga dan dikatakan dokter gigi tidak ada. Jawaban petugas tersebut membuat putu berang dan meminta petugas untuk menelpon dokter gigi.

"Tapi petugas tidak mau menelpon dokter gigi dengan alasan tidak tahu nomernya,” terang Kelian Banjar Pasar, Desa Yehembang Nengah Astawa, yang mengaku menerima pengaduan dari Putu warganya yang kecewa terhadap pelayanan pihak pukesmas, Selasa (15/3) petang.

Atas jawaban petugas tersebut Putu menurut Astawa semakin berang dan sempat marah-marah hingga memukul meja serta meminta kembali berkas berobat kemudian di robek-robek di depan petugas.

Terkait masalah tersebut, Kepala Puskesmas Yehembang, Wayan Widiasih dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat itu memang pihaknya tidak tahu persis karena berada diatas.

Tetapi terkait tidak adanya staf dokter gigi yang praktek menurutnya karena ada tugas. Satu dokter sedang mengikuti kegiatan penyuluhan sikat gigi massal di Puskesmas Dangintukadaya dan dokter kontrak juga sedang ada tugas.

Pihak puskesmas sebenarnya sudah sempat menyampaikan tidak adanya dokter itu dan meminta untuk menunggu kedatangan dokter. Tetapi pasien merasa tidak puas, hingga merobek-robek berkas untuk berobat.

Penulis. : dewa Putu Darmada
Editor : Paksi Jalantaka