Gasak Money Changer, Bule Rusia Terancam 9 Tahun Penjara

Kamis, 13 Oktober 2016 20:31 Hukum & Kriminal

Bagikan

Gasak Money Changer, Bule Rusia Terancam 9 Tahun Penjara
Ilustrasi-google -semetonnews
Denpasar,Semetonnews-Warga Negara (WN) Rusia bernama Kriukov Pavel (36) yang terlibat kasus pencurian dengan kekerasa disebuah tempat penukaran uang (money changer) di Jalan Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan, Bali, Kamis (13/10/2016), diseret ke PN Denpasar untuk diadili. 

Dalam sidang pimpinan Hakim Esthar Oktavi itu masih dengan agenda pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kadek Wahyudi Ardika. Dalam dakwaan, diterungkap terdakwa dijerat dengan Pasal 365 Ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. Sementara dalam dakwaan, disebutkan pula perampokan atau pencurian dengan kekarasan, dilakukan terdakwa pada 28 Juli 2016 Pukul 10.50 Wita di sebuah money changer Jalan Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan.

Sebelum merampok, terdakwa yang mengendarai motor Honda Vario DK-4333-VR memarkirkan kendaraannya di depan penukaran uang itu dan langsung masuk ke dalam kantor dan menemui teler. Saat ditanya saksi Ayu Agustina (teler) apakah terdakwa mau menukar uang,  Kriukov Pavel tidak menggubrisnya malah memukul saksi korban Ayu Agustina.

"Saat dipukul, korban langsung teriak,"kata Jaksa Wahyudi. Sementara terdakwa yang merasa terganggu dengan teriakan korban, kembali menghadiahi korban dengan pukulan sekaligus mencekiknya. "Setelah itu terdakwa meminta korban agar mengatarnya ke berangkas,"terang Jaksa Kejari Denpasar itu. 

Setelah berhasil menggasak uang uang di dalam berangkas sebanyak Rp28,7 juta, terdakwa langsung kabur. Saat hendak kabur, korban masih sempat melakukan perlawanan dengan menarik baju terdakwa. Namun, karena tenaganya cukup kuat, terdakwa mampu melepaskan genggaman tangan korban itu. 

Aksi terdakwa tercium oleh saksi Almerio Pito dan Putu Yasa. Kedua saksi itu langsung melakukan pengejaran. Terdakwa sempat berhasil mengelabuhi kedua saksi dengan kabur dan berlari menuju Jalan Raya Uluwatu. Tapi pelarian itu tidak berlangsung lama karena saksi Almerio Pinto berhasil menangkapnya dan dibawa terdakwa ke kantor Polisi.

Reporter : Maria Gracia