Apes, Hanya Gara-gara 0,22 Gram Sabu, Dua Pria Masuk Penjara 6 Tahun

Kamis, 13 Oktober 2016 21:41 Hukum & Kriminal

Bagikan

Apes, Hanya Gara-gara 0,22 Gram Sabu, Dua Pria Masuk Penjara 6 Tahun
Ilustrasi-google -semetonnews
Denpasar,Semetonnews-Dua pria yang menjadi terdakwa kasus narkota, I Putu Pasek Darsana (terdawka I) dan Jordi Muhamad Theopilus (terdakwa II)  nampaknya bernasib sial. Hanya gara-gara mememiliki Narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,22 gram netto, keduanya harus mendakam dalam pernajara 6 tahun lamanya.

Ini terungkap dalam sidang di PN Denpasar, Kamis (13/10/2016) kemarin. Selain dihukum 6 tahun penjara, kedua terdakwa juga dihukum dengan hukuman denda sebesar Rp 800 juta atau subsider 3 bulan penjara. Vonis ini sedikit lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ketut Sujaya yang sebelumnya menuntut hukuman 7 tahun penjar, denda Rp 800 juta subsider 6 bulan penjara. 

Atas putusan itu, kedua terdakwa  yang didampingi pengacara Benny Hariyono langsung menyatakan menerima."Kami menerima yang mulia,"kata Benny. Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan sependapat dengan jaksa yang menyebut terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan, memiliki, mengusai, atau menyediakan narkota. 

Perbuatan kedua terdakwa sebagaimana tertuang dalam Pasal 112 ayat (1) UU RI. No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sementara itu, sebagaimana terungkap dalam fakta persidangan, kedua terdakwa amankan petugas berawal saat kedua terdakwa patungan Rp 750 ribu untuk membeli sabu-sabu dari Felix Gede Julainto Keytimu.

Selanjutnya pada tanggal 1 April, Felix datang menemui kedua terdakwa di Jalan Tukad Badung, Kamar No. 2 yang merupakan tempat tinggal terdakwa Jordi Muhamad untuk menyedahkan sabu yang dipesan sebanyak 1 F seharga Rp 1,5 juta. Kemudian kedua terdakwa membangi paket satu 1 F ini menjadi 5 paket kecil."Setelah dipecah jadi 5 paket, masih ada sisah. Sisahnya itu digunakan oleh kedua terdakwa,"jelas Jaksa Ketut Sujaya. 

Rupanya gerak-gerik kedua terdakwa ini sudah diamati oleh Polisi. Buktinya pada tanggal 4 April 2016 sekitar pukul 12.30 Wita, terdakwa Putu Pasek Darsana yang hendak keluar dari kamar kos langsung dicegat oleh petugas kepolisian dari Polda Bali."Saat itu petugas langsung minta kepada terdakwa Putu Pasek untuk masuk kedalam kamar kost,"tegas Jaksa Kejati Bali itu. 

Didalam kos, polisi juga berhasil mengamankan Jordy Muhamad Theopilus. Saat itu pula disaksikan oleh masyarakat umum petugas langsung melakukan penggeldahan terhadap kedua terdakwa dan kamar kost tersebut. Dari hasil penggeledahan itu, polisi berhasil mengamakan 4 buah plastik klip yang didalamnya berisi sabu-sabu dengan berat total 1,48 gram broto atau 0,22 gram netto.

Reporter : Maria Gracia