Berkas Sudah di Pengadilan, Rencana Praperadilan Winasa Dipastikan Kandas

Kamis, 13 Oktober 2016 23:24 Hukum & Kriminal

Bagikan

Berkas Sudah di Pengadilan, Rencana Praperadilan Winasa Dipastikan Kandas
Humas PN Denpasar, I Made Sukereni (SN)
Denpasar,Semetonnews-Rencana I Gede Winasa, mantan bupati Jembrana, untuk mengajukan praperadilan atas ditetapkanya sebagai tersangka dalam kasus perjalanan dinas (Perdin) tahun 2009 nampaknya bakal menemui jalan buntu. Pasalnya, dari aturan yang ada menyebut, praperdilan tidak dapat diajukan bila berkas perkara sudah masuk ke Pengadilan. 

Hal ini seperti diungkap, Humas PN Denpasar, Ni Made Sukereni kepada wartawan di PN Denpasar, Kamis (13/10/2016) siang."Praperadilan tidak bisa dijukan apabila berkas perkaranya sudah dilimpahkan dari Kejaksaan ke Pengadilan,"katanya. Namun demikia, Sekereni mengatakan, apabila ada pihak yang ingin mengajukan praperadilan, Pengadilan tetap menerima. 

"Karena itu (praperadilan) merupakan hak, maka Pengadilan tidak boleh menolak. Nanti kan yang memutuskan hakim yang menyidangkan,"tegasnya. Sementara disinggung mengenai tidak tahunya Winasa ditetapkan sebagai tersangka, Sukereni mengatakan tidak mungkin tidak tahu."Karena pasti ada pemberitahuan dari jaksanya,"tegas Sukereni. 

Seperti diketahui, Winasa berencana mengajukan gugatan peradilan atas ditetapkanya sebagai tersangka dalam kasus Perdin. Hal ini seperti diungkap kuasa hukumnya, Simon Nahak belum lama ini. Saat itu Simon Nahak mengatakan, praperadilan diajukan karena banyak kejanggalan dalam penetapan Winasa sebagai tersangka."Karena banyak kejanggalan itulah kami berencana akan mengajukan praperadilan,"tegasnya saat itu.

Sementara itu, Winasa dikabarkan telah berstatus tersangka dalam kasus Perdin saat dia masih menjabat sebagai bupati Jembrana. Saat itu, ada dugaan mark up harga tiket untuk seluruh perjalanan bupati yang disebut sampai 64 kali itu. Setelah diselidiki Kejari Jembrana, ditemukan mark up hingga Rp 600 juta. 

Reporter : Maria Gracia