Styrofoam untuk Industri, Bukan untuk Bungkus Makanan; Awas Kanker...

Minggu, 16 Oktober 2016 15:14 Kesehatan

Bagikan

Styrofoam untuk Industri, Bukan untuk Bungkus Makanan; Awas Kanker...
Bungkus styrofoam dipercaya sebagai pemicu kanker dan tidak layak untuk makanan. (Net/SN)
Surabaya, Semetonnews - Styrofoam banyak digunakan untuk membungkus makanan di Indonesia. Padahal, zat kimia yang terkandung dari styrofoam bisa memicu beragam penyakit termasuk kanker. Hal tersebut harus dipahami penjual makanan dan masyarakat sebagai konsumen.

Menurut Prof. Dr. Suparto Wijoyo, SH, yang merupakan pakar hukum lingkungan Universitas Airlangga Surabaya. Berdasar konvensi internasional dan hukum lingkungan yang berlaku di Indonesia. Jelas termaktub soal larangan penggunakan styrofoam tersebut untuk makanan. "Larangan penggunaan styrofoam tidak hanya karena dampak ekologis, tapi juga dampak higienitas makanan," katanya seperti dikutip dari RSS, Minggu (16/10/2016).

Pemerintah sebagai pihak yang mengeluarkan izin membuka resto atau rumah makanan, harus memastikan makanan yang disajikan baik dan sehat. Tak hanya itu bungkus yang digunakan juga aman dan bukan styrofoam. "Kalau makanan di bawa pulang, kemasan yang digunakan harus aman untuk konsumsi," sebutnya.

Reporter: VR Nugraha