Warga Minta Jembatan Cinta Dibangun Lagi, Kini Sekolah dan Bekerja Gunakan Jukung

Senin, 17 Oktober 2016 10:54 Nasional

Bagikan

Warga Minta Jembatan Cinta Dibangun Lagi, Kini Sekolah dan Bekerja Gunakan Jukung
Ambruknya jembatan Cinta membuat mobikitas warga terganggu. (BPBD Bali/SN)
Klungkung, Semetonnews - Pasca Jembatan Cinta atau Jembatan Kuning ambruk dengan korban delapan orang tewas. Warga Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan yang akan bekerja dan bersekolah harus menggunakan janggolan atau jukung.

Koordinator Kelompok Masyarakat Peduli Bencana (KMPB) Nusa Penida, Made Sumiartha menyampaikan bahwa evakuasi dilanjutkan Senin (17/10/2016) sejak pukul 05.00 dengan mengangkut sepeda motor warga yang tercebur ke dalam laut. Total ada sekitar 13 sepeda motor yang berhasil dievakuasi. "Ada 13 sepeda motor yang kita evakuasi, ditambahkan kemarin 4 sepeda motor. Total sudah 17 sepeda motor yang kita evakuasi," ungkapnya.

Ditambahkannya, untuk sementara warga yang hendak ke Nusa Lembongan atau ke Nusa Ceningan harus menggunakan Janggolan atau Jukung (perahu kecil). "Kan ada warga yang sekolah dan bekerja, jadi untuk sementara kita gunakan Jukung dulu," lanjutnya.

Pihaknya pun belum tahu kapan evakuasi akan dihentikan, dan kini pihaknya masih terus melakukan pemantauan di sekitar Jembatan. "Sejauh ini belum ada laporan dari warga kalau ada anggota keluarganya yang hilang tetapi akan terus kita pantau," tegasnya.

Dari korban luka-luka yang sempat dirawat di Puskesmaa terdekat, menurutnya sebagian besar sudah diperbolehkan pulang meskipun pada malam sebelumnya sempat ada dua korban yang diobservasi. "Kemarin sempat ada dua orang korban yang diobservasi, tetapi sekarang sudah diperkenankan pulang," pungkas Sumiartha. 

Reporter : Trisna Ayu
Editor: VR Nugraha