Nyoman Dhamantra Ingatkan Soal Bahaya Liberalisasi Investasi

Kamis, 20 Oktober 2016 13:07 Politik

Bagikan

Nyoman Dhamantra Ingatkan Soal Bahaya Liberalisasi Investasi
Anggota Komisi VI DPR RI, I Nyoman Dhamantra (dua-kiri). (Ist/Semetonnews)
Kuta, Semetonnews.com – Anggota Komisi VI DPR RI asal Bali Nyoman Dhamantra mengatakan pelaku usaka mikro, kecil dan menegah (UMKM) adalah pihak yang terkena dampak hantaman produk impor. Dampak terutama terjadi pada daerah-daerah yang berrbatasan langsung dengan negara lain serta wilayah dengan kunjungan wisata tinggi.

Bali termasuk wilayah seperti itu, mengingat liberalisasi investasi dan pada saat yang sama tidak ada kebijakan yang memproteksi produk lokal dalam dinamika pasar dan pariwisata. Hal ini dikatakan Dhamantra dalam acara pembukaan bimbingan kewirausahaan dan teknis produksi bari Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam rangka penumbuhan dan pengembangan wirausaha, di Hotel Berry Beach, Kuta, Kamis (19/10/2016).

"Sejujurnya, begitu banyak inovasi yang dibuat perguruan tinggi dan lembaga lainnya, seperti Tawan, bengkel di Karang Asem, atau Agung Patrayadnya dalam solar energi (tenaga surya), dan sejenisnya.  Mereka-mereka ini perlu dukungan pemerintah untuk implementasikan gagasan, sehingga bermanfaat bagi dunia usaha. Ini juga jadi kendala karena sering kita lihat inovasi hanya jadi pajangan di pameran?", ujar Dhamantra.

Dalam kesempatan ini, Dhamantra mengajak segenap yang hadir untuk mendorong inovasi lebih luas, sehingga bisa diterima dan diimplementasikan oleh UKM. Kita bisa bekerjasama dengan perguruan tinggi dan lembaga pengelola riset untuk mem bangun pilot project di daerah, terutama ke bidang berpotensi besar seperti di industri pengolahan makanan, buah-buahan, dan industri terkait pertanian lainnya.

Reporter   : Robinson Gamar