Manajemen Sepakbola PON Klarifikasi Dana Pemain

Jumat, 21 Oktober 2016 19:50 Sport & Life Style

Bagikan

Manajemen Sepakbola PON Klarifikasi Dana Pemain
Polemik soal dana pemain sepakbola PON Bali akhirnya tuntas diklarifikasi. (dok)

Denpasar, Semetonnews.com - Pasca diterpa kabar adanya pemotongan uang saku pemain tim sepakbola PON Bali lalu, manajemen akhirnya melakukan klarifikasi secara detil. Kabar pemotongan uang saku itu karena semua atlet PON yang berlaga di PON XIX Jawa Barat (Jabar), termasuk pemain sepakbola memperoleh Rp 8 juta setiap pemain.

 

“Sebelum membagi uang saku kami melakukan rapat dengan manajemen. Dari hasil rapat tersebut, kami bagikan dana sekaligus meminta tanda tangan pemain di penerimaan dana tersebut,” ungkap bendahara tim sepakbola PON Bali lalu, Anom Prenatha, Jumat (21/10/2016)

 

Diakuinya, pihaknya dan manajemen tim tidak semata melakukan pemotongan uang saku pemain, karena manajemen memberikan kembali uang itu dalam bentuk bonus, meskipun tidak memenangi laga.

 

Lantas berapa bonus yang diberikan ? Anom Prenatha mengutarakan jika setiap pemain memperoleh bonus sekitar Rp 2 juta. Bahkan jika ditambahkan uang bonus dengan uang saku pemain dari KONI Bali, justeru jumlahnya lebih besar, yakni mencapai Rp 8,5 juta dan pelatih memperoleh Rp 10 juta.

 

Hal senada juga disampaikan salah seorang manajer tim sepakbola PON Bali lalu, AA Sudirka Yoga Semadi. Menurut pria yang akrab disapa Gung Civic itu, total dana yang didapatkan dari uang saku yang diberikan KONI Bali total Rp 184 juta untuk 20 pemain dan tiga pelatih.

 

“Sementara pengeluran untuk semua yang berangkat total sekitar Rp 215 juta. Kekurangannya ditalangi manajemen sebesar Rp 31 juta dan murni usaha dari manajemen untuk mencari sponsor,” tukasnya.

 

Reporter : Sena Aji