Lalare Orkestra Duet Bareng Harvey Malaiholo, dalam Summer Jazz Ijen di Banyuwangi

Minggu, 23 Oktober 2016 20:17 Budaya & Pendidikan

Bagikan

Lalare Orkestra Duet Bareng Harvey  Malaiholo, dalam Summer Jazz Ijen di Banyuwangi
Lalare Orkestra Tampil Dalam Summer Jazz Ijen (22/10) (ist-SN)
Banyuwangi , Semetonnews – Rangkaian Kegiatan Jazz Gunung Indonesia tahun 2016 yang dimulai pada 22 Juli & 10 September di Jiwa Jawa Resort Ijen, serta dilanjutkan pada 20 Agustus lalu di Jiwa Jawa Bromo, akan ditutup dengan Kegiatan “Summer Jazz Ijen” pada hari ini tanggal 22 Oktober 2016. Festival musik jazz di alam terbuka dengan latar belakang keindahan pegunungan Merapi, Suket, Raung dan Meranti.



Ijen Summer Jazz menawarkan sebuah festival musik tanpa sekat antara penampil dengan penonton. Keintiman dan interaksi langsung yang ditawarkan sebagai daya tarik kegiatan, serasa menonton konser di pekarangan rumah sendiri.

Dalam pagelaran Ijen Summer Jazz kali ini, musisi muda Banyuwangi Lalare Orkestra yang terdiri dari 100 musisi SD dan SMP, akan tampil satu panggung dengan Havey Malaiholo dan Balawan and Batuan Ethnic Fucion serta Shadow Puppets.



Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, tampilnya Lalare Orkestra dalam Ijen Sammer Jazz, merupakan sebuah penghormatan dan penghargaan bagi seni tradisi Banyuwangi, sehingga setiap pagelaran yang ditampilkan akan terus dikolaborasikan dengan musik etnik lokal Banyuwangi.

Siang tadi, Bapak M. Asrori, Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PT. Angkasa Pura I (Persero) hadir dalam Acara Ramah Tamah Bupati Banyuwangi dengan para Stakeholder Summer Jazz Ijen di Pendopo Banyuwangi.

PT. Angkasa Pura I (Persero) selaku salah satu sponsor rangkaian kegiatan Jazz Gunung Indonesia mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang berpotensi memajukan serta meningkatkan promosi pariwisata Indonesia dan Jawa Timur khususnya di Banyuwangi

“Indonesia dikenal sebagai negara yang ramah penduduknya serta alam yang elok rupanya. Tugas kami untuk menghadirkan kesan pertama tersebut di benak para wisatawan atau pelancong saat tiba di suatu daerah, tidaklah cukup bila tidak didukung dengan daya tarik wisata berkualitas yang ditawarkan. Untuk menstimulasi pengembangan rute bahkan kami memberikan discount hingga 50% kepada airline yang berani membuka rute-rute baru, Karena pada akhirnya pengembangan pariwisata bergantung pada 3 faktor yaitu Airline, Airport dan Destination."ucap Bapak M. Asrori.

Oleh karenanya, PT Angkasa Pura I (Persero) berharap kegiatan-kegiatan seperti ini perlu dipelihara serta ditingkatkan kualitasnya sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisata suatu daerah. Dengan berakhirnya Summer Jazz Ijen maka berakhir pula rangkaian Festival Jazz Gunung Indonesia tahun 2016. 



Editor: Wawan Nike