Terbukti Merampok, Bule Rusia Divonis 1,5 Tahun Penjara

Senin, 24 Oktober 2016 16:18 Hukum & Kriminal

Bagikan

Terbukti Merampok, Bule Rusia Divonis 1,5 Tahun Penjara
Terdakwa perampok money changer didampingi penerjemahnya (SN)
Denpasar,Semetonnews-Majelis hakim PN Denpasar pimpinan Estar Oktavi akhirnya menyatakan terdakwa Kriunov Pavel (36), bule asal Rusia terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan dengan kekerasan dan menjatuhkan hukuman satu tahun enam bulan (1,5 tahun) penjara.

Ini terungkap dalam persidangan, Senin (24/10/2016) sore. Hakim dalam amar putusanya menyatakan sependapat dengan Jaksa Kadek Wahyudi. Tapi hakim tidak sependapat dengan lamanya hukuman yang dituntut jaksa yaitu dua tahun penjara."Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan,"demikian vonis Hakim Estar.

Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 ayat (1) KUHP. Atas putusan itu, baik Jaksa Kade Wahyudi, maupun terdakwa yang didampingi penerjemahnya sama-sama menyatakan menerima. Dalam amar putusan, mejelis juga memaparkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan.

Fakat persidangan menyebutkan perbuatan terdakwa melakukan pencurian dengan kekerasan atau perampokan itu pada 28 Juli 2016, sekitar pukul 10.50 Wita di money changer Jalan Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan, Bali. Sebelum merampas, terdakwa yang mengendarai motor Honda Vario DK 4333 VR memarkirkan kendaraannya di depan penukaran uang itu dan langsung masuk ke dalam kantor dan menemui teler. Kejadian berawal saat terdakwa masuk kedalam money chager. 

Saat itu saksi Ayu Agustina (teler) sempat bertanya kepada terdakwa apakah terdakwa mau menukarkan uang, terdakwa malah tidak menggubris dan langsung menyerang saksi korban Ayu Agustina. Korban seketika itu juga langsung meminta tolong. Korban yang terus berteriak membuat terdakwa makin kesal. Terdakwa kembali mendekati korban dan mencekiknya. Setelah itu terdakwa meminta korban untuk membawanya keberangkas dan merhasil menggasak uang uang di dalam berangkas sebanyak Rp 28,7 juta.

Saat hendak kabur dari tempat penukaran uang itu, korban sempat melakukan perlawanan kembali dengan cara menarik baju terdakwa. Namun, karena tenaga terdakwa cukup kuat, Pavel mampu melepaskan genggaman tangan korban yang memegang bajunya itu.

Terdakwa yang hendak kabur itu, kemudian dikejar saksi Mulyono, Almerio Pinto dan Putu Yasa karena mendengar teriakan korban Ayu Agustina yang meminta tolong. Saksi yang mendengar teriakan korban langsung mencegah terdakwa dengan mengambil kunci sepeda motornya yang tercantel.

Kemudian terdakwa berhasil kabur dengan cara berlari menuju Jalan Raya Uluwatu. Namun, terdakwa berhasil ditangkap saksi Almerio Pinto dan dibawa ke kantor polisi untuk diproses lebih lanjut. Akibat pebuatannya, terdakwa harus duduk dikursi pesakitan dan diadili.

Reporter : Maria Gracia