Richo Dipenjara 7 Tahun Gara-gara Setubuhi Bocah Autis

Senin, 24 Oktober 2016 23:29 Hukum & Kriminal

Bagikan

Richo Dipenjara 7 Tahun Gara-gara Setubuhi Bocah Autis
Terdakwa Richo Saputra Ngaga harus mendekam tujuh tahun penjara (SN)
Denpasar,Semetonnews-Richo Saputra Ngaga (22), akhirnya harus mendekam dalam penjara salama tujuh tahun. Dia dipenjara karena perbuatan bejatnya meniduri bocah penderita keterbelakangan mental (autis) berinisial WJ (13).

Selain dihukum penjara, terdakwa oleh majelis hakim PN Denpasar pimpinan Gde Ginarsa juga diwajibkan membayar denda Rp 200 juta."Apabila tidak dibayar maka diganti dengan hukuman penjara selama empat bulan,"kata Hakim Gde Ginarsa dalam putusanya.

Dalam amar putusanya, majelis menyatakan terdakwa terbukti terbukti melakukan tindak pidana tipu muslihat dengan serangkaian kebohongan atau membujuk anak melakukan persetubuhan. Perbuatan ini sebagaimana diatur dalam Pasal 81 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas  Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Vonis hakim tersebut, lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Denpasar yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama delapan tahun, denda Rp1 miliar subsider delapan bulan kurungan.

Sementara itu terungkap dalam fakta persidangan, pada 15 Mei 2016, Pukul 13.00 Wita terdakwa memulai aksinya. Saat itu korban WJ yang diketahui memiliki keterbelakangan mental sedang mencuci sepeda. Kemudian, terdakwa yang ngekos tidak jauh dari rumah korban membujuk WJ untuk masuk kedalam kosnya.

Saat di dalam kamar kos terdakwa di Jalan Cok Agung Tresna Nomor 16 Denpasar, aksi bejat Richo Saputra mulai dilakukan dengan membujuk korban WJ untuk membuka celana dan pakaian dalamnya.Saat terdakwa sedang melakukan aksi bejatnya, ibu korban datang dan memanggil anaknya.

Saat itulah, ibu korban kaget melihat anaknya WJ tergesa-gesa keluar dari kamar terdakwa.Seketika itu juga, ibu korban  gelap mata dan menanyakan apa yang dilakukan terdakwa terhadap anaknya di dalam kamar kos tesebut. Terdakwa awalnya membantah telah menyetubuhi korban. Tapi kerena terus ditanya, terdakwa akhirnya mengakui semua perbuatanya.

Reporter : Maria Gracia