Ipung Mengaku Puas, Pengacara Robert Langsung Ajukan Banding

Selasa, 25 Oktober 2016 22:52 Hukum & Kriminal

Bagikan

Ipung Mengaku Puas, Pengacara Robert Langsung Ajukan Banding
Siti Sapura (kiri) dan Yanuar Nagak
Denpasar,Semetonnews-Siti Sapura, pemerhati anak dan perempuan dari P2TPE2A Denpasar mengaku puas atas putusan 15 tahun dan denda Rp 2 miliar terhadap pelaku pencabulan anak, Robert Endrew Fiddes Ellis. Bahkan wanita yang akrab disapa Ipung ini mengingatkan, vonis 15 tahun juga nantinya bisa saja menjerat pelaku lain.

"Jadi vonis ini adalah peringatan bagi pelaku lain,"tegas Ipung yang ditemui di PN Denpasar, Selasa (25/10/2016) sore. Karena itu, Ipung berharap, bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak mendapatkan hukuman yang setimpal, sama seperti yang diterima Robert."Hukuman berat bisa membuat efek jera bagi pelaku lain,"tegasnya.

Beda halnya dengan Yanuar Nahak dan Benny Hariyono yang tidak lain adalah pengacara terdakwa Robert. Bagi mereka, hukuman 15 tahun, denda Rp 2 miliar terlalu berat. Karena itu, tidak ada jalan lain selain mengajukan perlawanan dengan upaya hukum banding."Kami jelas banding dong, hukuman ini (15 tahun penjara) terlalu berat,"tegas pengacara muda ini.

Dikatakan Yanuar, yang menjadi dasar untuk mengajukan upaya hukum banding, sudah pasti karena hukumanya cukup berat."Tapi yang pasti, kami menyatakan banding dulu, soal apa nanti isi memori banding, kami akan pelajari dulu putusan majelis,"pungkasnya.

Reporter : Maria Gracia