Usai Polemik, Tim Sepakbola PON Bakal Ditangani PSSI Bali

Rabu, 26 Oktober 2016 20:05 Sport & Life Style

Bagikan

Usai Polemik, Tim Sepakbola PON Bakal Ditangani PSSI Bali
Pemain muda yang dipersiapkan di PON Papua nantinya bakal ditangani PSSI Bali. (Sena Aji/Semetonnews)

Denpasar, Semetonnews.com – Pasca polemik terkait dugaan perbedaan pandangan soal salah satu pemain yang usianya melebihi aturan, tim sepakbola pra-PON maupun PON Bali ke depannya bakal di tangani Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Bali.

 

“Semua itu masih dalam batas keinginan saya sendiri, dan belum bentuk resmi atau dalam rapat dengan Executive Committee (Exco) PSSI Bali. Tapi tetap nantinya keinginan saya itu bakal saya sampaikan di rapat PSSI Bali,” kata Ketua Umum Asprov PSSI Bali, IGG Putra Wirasana, Rabu (26/10/2016).

 

Tak dipungkirinya untuk tim pra-PON dan PON Bali lalu, memang ditegaskannya sebelum Porprov Bali XII di Buleleng, memang tim yang menangani tim sepakbola pra-PON dan PON Bali lalu, adalah daerah yang meraih juara di Porprov Bali Buleleng itu.

 

“Paradigma itu bakal kami rubah saat menghadapi PON XX 2020 Papua. Hanya saja kami mohon dukungan stake holder sepakbola yang ada di Bali, untuk turut mendukung dan ikut terlibat di tim sepakbola pra-PON maupun PON Bali,” terangnya.

 

Stakeholder yang dimaksudkannya yakni Asosisasi Kabupaten (Askab) dan Asosiasi Kota (Askot) Denpasar, termasuk klub-klub yang ada dibawah Asprov PSSI Bali. Dengan demikian akan bersama menjadi satu.

 

Lalu dengan kejadian yang terjadi di tim sepakbola PON Bali lalu, terkait adanya pemain yang nota bene kabarnya usianya melebihi aturan PON Jawa Barat (Jabar) ? Wirasana mengaku jika ada saling komunikasi yang lengkap.

 

“Di satu pihak ada yang berbekal KTP dan Akte kelahiran yang benar, di sisi lain ada pihak yang memegang ijasah pemain itu. Memang sih sama-sama benar hanya komunikasinya saja yang tidak lengkap,” sebut Wirasana.

 

Semua itu dinilai yang lebih tahu ya pemain itu sendiri. “Artinya ya pemain itu harus mengakui kebenarannya dengan kejujuran. Terpenting ke depannya kami semua akan membuat tim sepakbola PON lebih bagus lagi, sehingga mampu disegani dan mampu berprestasi di level nasional,” pungkas Wirasana.

 

Reporter : Sena Aji