Juara Nasional ini Impian Andika Sejak Dulu

Minggu, 30 Oktober 2016 14:16 Sport & Life Style

Bagikan

Juara Nasional ini Impian Andika Sejak Dulu
Andika Sabu saat sebelum mengkanvaskan Rizky Pratama. (Sena Aji/Semetonnews)

Badung, Semetonnews – Menjadi juara nasional memang menjadi impian semua petinju di Indonesia, tak terkecuali Andika Sabu. Kini petinju itu mampu mewujudkan impiannya sejak dulu.

 

Salah satu petinju Mirah Boxing Camp (BC) ini mampu merealisasikan impiannya sejak dulu itu setelah menyabet predikat juara nasional kelas terbang mini (47,6 kg), setelah menumbangkan Rizky Pratama dari Wizon BC Jakarta, dalam duel 12 ronde perebutan sabuk juara nasional versi KTI, bertajuk Mirah Bali Super Fight 2016 Indonesian Championship, di Mirah Hall Kuta Bali, Sabtu (29/10/2016) malam.

 

Bahkan Andika dengan percaya diri membuat lawannya mencium kanvas ring di  ronde 5 melalui pukulan jab kerasnya. Namun Rizky Pratama di ronde 5 masih tertolong oleh bel. Tapi saat ronde 6 dilangsungkan, Rizky tak mau melanjutkan duel lantaran kepalanya merasa pusing, sehingga Andika dinyatakan menang TKO ronde 6. 

 

“Ketika wasit menyatakan saya menang TKO saya langsung bersorak gembira. Tak menyangka sabuk juara nasional yang saya inginkan sejak dulu, akhirnya bisa melingkar di pinggang saya,” ucap Andika Sabu.

 

Sebelumnya, dirinya memang sudah memimpikan sabuk juara nasional itu. Bahkan 9 pertandingan yang dijalaninya mampu dijaga tidak pernah kalah. Ketika kesempatan juara nasional itu lowong, akhirnya kesempatan itu diambil dengan baik.

 

“Tak sia-sia selama ini saya bekerja dan berlatih dnegan keras. Semua ini menjadi hikmah bagi saya. Tapi saya sadar jika mempertahankan juara tidak mudah dan bakal dihadapkan dengan tantangan-tantangan yang lebih besar,” sebut Andika.

 

Ke depannya, dirinya siap untuk menerima tantangan dari siapapun dalam mempertahankan juara nasional itu. “Kini tantangan terbesar saya yakni mempertahankan gelar, sekaligus berlaga di level internasional,” tukasnya dengan nada optimis.

 

Reporter : Sena Aji