Duh, Ingin Juara kok Impor Pecatur dari Luar Bali

Senin, 31 Oktober 2016 20:34 Sport & Life Style

Bagikan

Duh, Ingin Juara kok Impor Pecatur dari Luar Bali
Pecatur Bali bakal tersisih dengan adanya pecatur impor dari luar Bali. (Sena Aji/Semetonnews)

Denpasar, Semetonnews – Inilah yang membuat buntutnya kisruh. Bagaimana tidak, cabang olahraga (cabor) catur yang bermasalah saat sebelum PON Jawa Barat (Jabar) lalu, kini di Porprov Bali XIII di Gianyar tahun depan, tuan rumah malah mengimpor lima pecatur dari Jawa Timur (Jatim).

 

“Surat tembusan dari Pengkab Percasi Gianyar sudah kami terima, dan isinya ada lima pecatur dari Jawa Timur, yang membela Gianyar pada Porprov Bali XIII di Gianyar tahun depan,” ungkap Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, didampingi Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi, Senin (31/10/2016). 

 

Apa yang dilakukan Gianyar itu sangat disayangkan KONI Bali. Pasalnya itu artinya sama dengan mematikan potensi pecatur –pecatur lokal muda Bali. Pastinya pecatur muda Bali bakal tidak akan memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya, karena tergencet dengan pecatur impor seperti itu.

 

“Kalau bagi saya sebenarnya juara itu tidak segalanya. Lebih bagus jika tidak juara namun murni mempertandingkan para pecatur muda Bali, sebagai bentuk pembinaan. Artinya pecatur yang domisili di Bali bisa terangkat kemampuannya,” imbuh Suwandi.

 

Hal itu dikhawatirkannya, kisruh cabor catur saat di PON Jabar lalu kembali terulang di PON XX 2020 di Papua mendatang. “Makanya hentikan mengimpor atlet yang kepentingannya hanya untuk Porprov Bali saja. Setelah itu mereka beramai-ramai balik lagi ke Jawa Timur,” sesal Suwandi.

Sementara itu, Ketua Umum Pengkab Percasi Gianyar AA Gede Agung Gunawan saat dihubungi dengan gambling mengaku jika benar Percasi Gianyar mendatangkan pecatur sekaligus pelatih dari luar Bali itu. Bahkan kelima pecatur tersebut sudah mengurus administrasi.

 

“Kami sudah menyiapkan semua itu sejak dua tahun lalu, agar keinginan kami menjadi juara bisa terwujud. Apalagi kami tuan rumah. Mereka juga sudah komitmen, jika nanti juara, tentunya siap kapanpun diperlukan untuk membela Bali,” demikian Gunawan.

 

Reporter : Sena Aji