Kejari Denpasar "Lemot" Tangani Kasus Perdin DPRD Kota Denpasar

Rabu, 02 November 2016 02:45 Hukum & Kriminal

Bagikan

Kejari Denpasar
Ilustrasi-google -semetonnews
Denpasar, Semetonnews-Dalam menangani kasus penyelewengan anggaran perjalanan dinas (Perdin) DPRD Kota Denpasar, Kejari Denpasar terkesan "lemot" alias lambat. Bagaimana tidak, hingga berita ini ditulis, kasus yang merugikan negara hingga Rp 2,2 miliar lebih  ini belum juga sampai ke meja persidangan. 

Jangankan sampai kepersidangan, dakwaan yang disusun jaksa dalam kasus yang sudah dinyatakan P21 itu, belum juga rampung. Kasi Intel Kejari Denpasar, IGN Kusumayasa Diputra yang ditemui, Selasa (1/11/2016) mengatakan dakwaan belum selesai karena masih butuh penyempurnaan. 

"Dakwaan sudah selesai, tapi masih butuh  penyempurnaan,"kata Kusumayasa yang ditemui diruang kerjanya, Selasa (1/11/2016). Dalam kasus ini, ini Kejari Denpasar sudah menahan tersangka Gusti Made Patra bersamaan dengan penahanan terhadap tersangka kasus perkir Bandara Ngurah Rai. Tapi, seperti diketahui pula, kasus parkir bandara yang hanya menetapkan satu orang tersangka itu sudah masuk ke meja persidangan. 

Sementara kasus Perdin, jangankan disidang, dilimpahkan ke Pengadilan pun hingga barita ini ditulis belum dilakukan oleh Kajari Denpasar. Padahal, tersangka Gusti Made Patra sudah dijebloskan dalam LP Kerobokan kurang lebih sudah  tiga bulan lamanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kajari Denpasar, Erna Normawati Widodo, pernah mengatakan bila dalam kasus ini akan ada tersangka lain. Namun, siapa tersangka lain yang dimaksud, hingga berita ini ditulis belum juga terungkap. Kasi Intel, Kejari Denpasar, Kumusaya yang ditanya soal tersangka lain ini, tidak berani menjawab."Seperti apa kata bu kajari lah,"katanya singkat.

Reporter : Maria Gracia