Sidak KTR, WNA Ikut Terjaring

Rabu, 16 Maret 2016 17:23 Sport & Life Style

Bagikan

Sidak  KTR, WNA Ikut Terjaring
Tim gabungan penegakan perda dari provinsi Bali gelar sidak KTR di lingkungan RSUP Sanglah, Rabu (16/3/2016). (Rafael/Semetonnews)

Denpasar, Semetonnews- Tim gabungan penegakan perda dari provinsi, kembali menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di lingkungan RSUP Sanglah, Rabu (16/3/2016), guna menegakan Perda No 10 Tahun 2011, tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Tim yang turun  sebanyak 20 orang, yakni terdiri dari Sat Pol PP Prov Bali, POM Dam IX Udayana, Binmas Polda Bali, Ditreskrimsus Polda Bali dan Diskes Prov Bali.


Dari pantauan Semetonnews di lapangan, para pelanggar KTR beberapa orang yang melanggar adalah Warga negara(WNA). Atas aksi tak terpuji ini WNA ini langsung dijaring petugas.Namun, para WNA ini hanya diberi himbauan untuk tidak merokok di wilayah tegaknya Perda KTR.

"Kami tidak punya kewenangan untuk menyita identitas WNA ini, karena itu menjadi tugas dari pihak Imigrasi. Mereka ini bisa kami bawa ke persidangan, jika pihak Imigrasi ikut dilibatkan dalam Sidak ini," dalih Kasi Penegakan Hukum Pol PP Prov Bali, I Ketut Pongres, ditemui di sela-sela Sidak.

Dalam Sidak yang dimulai pada pukul 09.00 wita hingga pukul 11.00 wita ini, sebanyak 16 pengunjung yang tertangkap tangan sedang asyik merokok di area yang seharusnya mutlak seteril dari asap rokok di area RSUP Sanglah.

Dalam sidak tersebut petugas menahan identitas berupa KTP dan sejumlah barang butkti. Para pelanggar ini akan menjalanin proses persidangan di PN Denpasar pada tanggal 18 Maret mendatang dengan membawa serta BAP yang diberikan oleh petugas. ""Sanksi yang diberikan kepada pelanggar yakni waktu kurungan selama 3 bulan atau denda uang tunai sebesar 50.000 rupiah," katanya.

Penulis   : Rafael
Editor     : Robinson Gamar