Wapres JK Buka Sidang Umum Interpol ke- 85 Di Bali

Senin, 07 November 2016 20:40 Nasional

Bagikan

Wapres JK Buka Sidang Umum Interpol ke- 85 Di Bali
Wapres JK Dalam Acara Pembukaan Sidang Interpol ken 85 di Bali (ist-SN)

Denpasar, Semetonnews - Sidang pembukaan Interpol ke -85 digelar di Nusa Dua Bali, sidang interpol ini adalah kali pertama Indonesia sebagai tuan rumah, dalam sidang Interpol ke - 85 ini diikuti peserta dari 165 negara dan lebih dari 100 delegasi.


Acara dibuka oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla didampingi oleh Presiden INTERPOL Mireille Ballestrazzi, Sekjen INTERPOL Jurgen Stock, Menteri Luar Negeri RI  Retno Marsudi, Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian, Wakapolri Komjen Pol Syarifudin, Kapolda Bali Irjen Pol Drs Sugeng Priyanto , dan sejumlah undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian yg pada intinya suatu kebanggaan dari Polri untuk pertama kali kegiatan sidang Interpol dilaksanakan di Indonesia, ini merupakan sejarah bagi Indonesia yg mana sidang diikuti oleh 165 negara dengan lebih dari 1000  delegasi.


"Dalam sidang interpol ke 85 kita akan mendiskusikan atau membahas isu global yg semakin kompleks seperti terorisme yg tidak mengenal batasan, perdagangan manusia, narkotika, cyber crime dan kejahatan konvensional lainnya. Kerjasama adalah hal yg sangat penting bagi kita dlm mencegah kejahatan dengan melibatkan antar negara. Dlm sidang interpol kita akan membuat strategi-strategi baru dlm penanganan kejahatan global, kita saling berbagi dalam pertukaran informasi, meningkatkan kerjasama yang dapat menciptakan program program yg lebih baik.” Ujar Kapolri.


Sebelum pembukaan dengan ditandai pemukulan gong yang dilakukan Wakil Presiden Jusuf Kalla, beliau juga memberikan sambutan kepada peserta sidang , Wapres menegaskan berkenaan dengan penganggulangan teroris perlu meningkatkan informasi Intelijen baik secara nasional maupun Internasional.


" Sangat berterima kasih kepada negara negara dunia yang mau membagi pengetahuan dlm penganggulanagan terorisme kepada Indonesia. Saat ini penyalahgunaan internet digunakan bagi para teroris untuk  melakukan perkembangannya. Sebagai prioritas utama dalam penanggulangan terorisme agar dibahas dalam sidang interpol ini selain itu juga kejahatan Cyber Crime sangat menjadi masalah utama saat ini yang dapat menganggu ketertiban umum sehingga perlu meningkatkan kerjasama bilateral maupun multiterral antar negara. Sebagai akhir kata  dlm sambutan diharapkan ketertiban dunia menjamin keselamatan bagi masyarakat, “ Ujar Jusuf Kalla.


Dalam sambutannya Presiden INTERPOL,  Mrs Mireille Ballestrazzi mengucapkan terima kasih kepada Bpk Wakil Presiden Indonesia dalam memberikan komitmen atas penyelenggaraan sidang interpol dan memberikan motto kebhinekaan dalam sidang interpol mudah-mudahan kebhinekaan ini dapat dijadikan contoh bagi negara lain untuk bekerjasama dalam penanganan kejahatan internasional. Mengucapkan terima kasih kepada Kapolri yg telah berkomitmen memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat Indonesia terutama dalam penanganan terorisme. 


Ballestrazzi menambahkan, dalam sidang umum interpol ini pihaknya akan bisa untuk memetakan jalur global kejahatan. Dalam sidang umum Interpol perlu mengadakan koordinasi dan bekerjasama untuk membuat komitmen bersama dalam menghadapi tantangan untuk mengatasi terorisme dan kejahatan internasional. 


"Dalam kesempatan ini diharapkan dapat dibuat modul modul baru untuk mengatasi terorisme dan kejahatan lainnya. Dalam hal ini ketahanan keuangan dan motivasi menjadi modal untuk kelangsungan dan kemajuan interpol. Sidang interpol kali ini nantinya akan dapat membuat keputusan baru, memilih anggota baru dan membahas isu-isu internasional yg akan dikoordinasikan untuk kemajuan interpol.”tegas Presiden Interpol.(SN/Int)


Reporter : Wawan Nike