Ratusan Warga dan 26 Polisi Kejar Babi Hutan Penebar Maut

Selasa, 08 November 2016 13:49 Nasional

Bagikan

Ratusan Warga dan 26 Polisi Kejar Babi Hutan Penebar Maut
Warga bersama anggota kepolisian menyisir hutan untuk menemukan warga yang hilang serta babi hutan penebar teror. (Ist/SN)
Wonosobo, Semetonnews - Serangan seekor babi hutan berukuran jumbo yang menewaskan Salbiyah (75), dan tiga warga terluka yakni Suyadi (40), Suparman (45), dan Suranto (50)  di pinggir hutan Sipring, Desa Ropoh, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Sedangkan satu warga bernama Supadi (60) sampai saat ini dinyatakan hilang.

Serangan babi hutan penebar teror yang memakan korban jiwa tersebut tentu membuat warga ketakutan. Mereka sepakat untuk melakukan perburuan dibantu puluhan personil kepolisian. Termasuk untuk menemukan Supandi. "Warga dilengkapi senjata tajam dalam melakukan perburuang celeng tersebut," kata Kades Ropoh Syahman Jumeno, Selasa (8/11/2016).

Perburuang babi hutan atau celeng maut dengan menyisir hutan seluas 400 hektar belum juga membuahkan hasil. "Prioritas tentu untuk menemukan warga yang hilang termasuk menemukan babi hutan yang mengamuk itu," tambah Kapolsek Kepil AKP Surakhman.

Reporter: VR Nugraha